Surabaya Dapat Jatah 10 Ribu Blangko e-KTP

April 10, 2017

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya memperkirakan 10 ribu keeping blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) akan diterima setelah 17 April mendatang.

Meski demikian dipastikan pasokan blangko tidak akan mencukupi kebutuhan pencetakan e-KTP di Kota Pahlawan. Untuk itu Dispendukcapil akan memprioritaskan pencetakan bagi warga yang sudah melakukan perekaman, namun belum mendapatkan e KTP.

Kepala Dispendukcapil Surabaya Suharto Wardoyo mengatakan, prioritas pencetakan e-KTP untuk warga yang telah melakukan perekaman lebih awal dan telah memiliki Surat Pengganti e-KTP.

Pria yang biasa dipanggil Anang menjelaskan, jumlah maksimal pencetakan e-KTP setelah turunnya blangko tidak lebih dari 11 ribu keping. Sebab, Surabaya hanya mendapat jatah kurang lebih 10 ribu keping blangko.

“Kami akan dahulukan pemegang Surat Keterangan (suket) pengganti e-KTP tahap awal. Terutama untuk suket yang dicetak pada Oktober 2016 lalu,” ujarnya, Senin (10/4).

Jumlah pemegang suket tahap awal itu, kata Anang, mencapai 10.201 orang warga yang telah melakukan perekaman e-KTP. Padahal, jumlah warga yang sudah rekam tapi belum mendapat KTP-el sejumlah 300 ribu.

“Bertahap, ya. Jadi kami dahulukan untuk tahap awal dulu, nanti tahap berikutnya menyusul setelah kami mendapat blangko lagi,” katanya.

Sesuai Surat Edaran Direktorat Jenderan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, khusus Jawa Timur, blangko e-KTP akan didistribusikan ke Pemerintah Provinsi.

Anang mengatakan, setelah blangko itu tiba di Pemprov Jatim, Dispendukcapil Surabaya yang akan mengambil blangko itu ke Pemprov Jatim. “Kami yang akan ambil ke sana,” jelasnya.