Tammy Tanumihardja: Standar Bakmi GM Harus Dinamis Ikuti Tuntutan Zaman

Juni 6, 2017

Tammy Tanumihardja, Business Development Director Bakmi GM.

Surabaya, penamerahputih.com Para pecinta kuliner, khususnya bakmi, sebagian besar pastilah sudah merasakan lezatnya Bakmi GM atau Bakmi Gajah Mada. Bermula dari Jalan Gajah Mada Jakarta di tahun 1959, kini Bakmi GM yang melayani sekitar 30 ribu pelanggan per hari, baru saja membuka cabang ke-50 di Graha Famili Surabaya.

“Sekarang kami generasi ketiga. Kakek-nenek saya, pasangan Choi, mengawali berjualan Bakmi GM sebenarnya lebih untuk memenuhi kebutuhan hidup,” kata Tammy Tanumihardja, Business Development Director Bakmi GM, menjelang pembukaan cabang ke-50 di Graha Famili, Kamis (24/52017)

Menurut Tammy, sebelum membuka cabang di Kota Buaya, Bakmi GM yang memiliki lebih dari 50 menu sajian bersertifikasi Hahal MUI, sukses merebut hati pelanggan di wilayah Jabodetabek dan Bandung. “Surabaya merupakan cabang kami terjauh,” katanya.

Bagaimana kiat anak-cucu pasangan Choi mempertahankan cita rasa bakmi agar tetap sama dengan buatan kakek-nenek mereka di tahun 1959? Bagaimana strategi mengembangkan usaha hingga memiliki sekitar 1.200 karyawan? Bagaimana menyiasati persaingan bisnis kuliner yang sangat ketat saat ini? Berikut wawancaranya:

Bisa Anda jelaskan sejarah Bakmi GM?

Bakmi GM mulai buka di Jalan Gajah Mada Nomor 77 Jakarta tahun 1959. Makanya para pelanggan kemudian menyebut kami sebagai bakmi Gajah Mada. Nama itu kemudian dipatenkan. Ternyata sesuai aturan, nama pahlawan tidak boleh dipakai sebagai merek sehingga disingkat menjadi Bakmi GM.

Siapa yang memulai usaha?

Awalnya dibuka oleh suami-isteri Choi dibantu anak-anaknya. Jadi awalnya merupakan usaha keluarga. Sekerang sebenarnya juga masih merupakan usaha keluarga, meski kemudian kami banyak dibantu kalangan profesional. Mereka membantu meningkatkan mutu produk, mutu proses, juga mutu layanan.

Anda generasi Choi ke berapa?

Sekarang kami generasi ketiga. Kakek-nenek saya, pasangan Choi, mengawali berjualan bakmi GM sebenarnya lebih untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Apa resep Bakmi GM sehingga mampu bertahan hingga 58 tahun?

Tentu hal pertama merupakan berkat dari Tuhan bahwa apa yang disajikan almarhum Choi bisa terasa pas di lidah banyak orang. Komitmen kami kemudian adalah mengupayakan agar resep Bakmi GM terjaga selamanya. Mulai dari kualitas bumbu hingga rasa.

Bukankah tidak mudah menjalankan bisnis kuliner di tengah persaingan yang begitu ketat saat ini?

Oleh sebab itulah kami tidak hanya mengandalkan keluarga dalam menjalankan bisnis. Bakmi GM melibatkan kalangan profesional agar mampu terus berinovasi. Termasuk menjaga proses produksi hingga meningkatkan layanan. Apalagi sekarang jamannya sosial media (sosmed), tentu diperlukan orang dengan keahlian khusus untuk semakin mempopulerkan Bakmi GM kepada masyarakat luas.

Kapan kalangan profesional mulai masuk ke Bakmi GM?

Sebenarnya sejak tahun 80-an kami sudah mulai melibatkan kalangan profesional. Maklum, seiring perubahan zaman, keluarga kami kan juga memiliki minat masing-masing. Oleh sebab itu perlu kalangan profesional yang punya minat dan semangat di bisnis kuliner.

Memang di awal jumlahnya belum banyak. Tapi kalau sekarang, hampir sebagian besar pengelola Bakmi GM berasal dari kalangan profesional. Mulai dari petugas di store, manajemen dan bahkan hingga level direksi.

Pembukaan cabang Bakmi GM ke-50 di Graha Famili Surabaya

Apa target ke depan?

Kami akan terus berinovasi. Tidak hanya dalam hal proses produksi, tapi juga layanan. Maklum, konsumen juga makin beragam dan tuntutannya juga semakin tinggi. Kami terus mencari tahu apa yang diinginkan pelanggan untuk meningkatkan standar Bakmi GM. Artinya, standar Bakmi GM harus dinamis mengikuti tuntutan zaman.

Apa kendala terbesar bisnis Bakmi GM?

Mempertahankan mutu supaya tetap terjaga. Itu tantangannya berat. Makanya kami punya Team Research and Development (R&D).

Apa tugas Tim R&D untuk bisnis berjualan bakmi?

Tim R&D memang tidak terlalu teknis bekerja di laboatorium. Misalnya kita buka cabang Bakmi GM di Surabaya, Tim R&D yang berpikir bagaimana pengadaan bahan baku dan sayur agar sesuai dengan resep Bakmi GM. Tentunya demi menjaga kualitas dan cita rasa.

Berapa cabang yang sudah dimiliki Bakmi GM?

Bakmi GM Surabaya merupakan cabang ke-50. Kami sudah ada di Jabodetabek dan Bandung. Kota terjauh baru Surabaya.

Bagaimana untuk layanan online?

Kami sudah punya layanan delivery dengan call center 1-500-677.  Untuk Surabaya bakal segera kami buka layanan delivery untuk memanjakan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Kami juga akan segera buka cabang di Pakuwon Mall Surabaya pada 16 Juni dan Tunjungan Plaza di akhir tahun ini.(sha)