Incar BMW Bekas Berkualitas, Coba Datangi Astra Autoprima

Juni 21, 2017

Presdir PT Astra Autoprima Fredy Handjaja dan Kacab Surabaya Terry Tham mengamati mobil BMW seri 7 bekas di showroom Astra Autoprima HR Muhammad Surabaya.

Surabaya, penamerahputih.com – Anda ingin memiliki mobil premium sekelas BMW tapi anggaran belum cukup untuk unit baru? Jangan keburu menyerah. Coba datangi showroom milik PT Astra Autoprima, anak perusahaan PT Astra Internasional Tbk, yang hadir sejak 2013 di Jakarta dan Surabaya.

“Kita siapkan varian mobil BMW yang second hand, namun kondisinya tetap kami jaga. Tidak kalah dengan yang baru. Kita memberi jaminan kualitas dan kondisi unit tetap prima,” kata Terry Tham Branch Manager PT Astra Autoprima Surabaya, di showroom Astra Autoprima BMW, di Jalan HR Muhammad Surabaya, beberapa waktu lalu.

PT Astra Autoprima memang menyediakan unit mobil bekas BMW dengan kualitas berkelas. Menurut Terry, kehadiran Astra Autoprima memang bertujuan memberikan pilihan bagi konsumen yang ingin memiliki mobil BMW namun belum memiliki cukup dana untuk membeli unit baru.

Unit mobil BMW yang dijual berusia tidak lebih dari lima tahun, sehingga kualitasnya masih terkontrol dibanding membeli di showroom tidak resmi. “Kita punya sistem yang bisa mengecek kondisi mobil itu secara keseluruhan. Mulai dari body, interior, hingga mesin,” tandasnya.

Selama empat tahun berdiri, respon masyarakat juga terus meningkat. Konsumen pada umumnya berasal dari dua segmen pasar, yakni mereka yang ingin naik kelas, misalnya dari kepemilikan mobil SUV Jepang berganti ke mobil Eropa.

Juga konsumen yang rasional, yaitu mereka yang menyesuaikan dengan kondisi keuangan. “Komposisinya, 30 persen yang ingin naik kelas dan 70 persen yang rasional,” jelasnya.

Konsumen kebanyakan masih menyukai BMW seri 3 dengan hampir 60 persen dari total penjualan.  Sisanya BMW seri lain seperti 5 dan 7.

Sepanjang 2016, penjualan mobil bekas BMW mencapai 47 unit. Untuk tahun ini, ditargetkan bisa meningkat menjadi  60 unit. Pangsa pasar unit mobil bekas BMW memang masih kecil, antara 10 persen hingga 15 persen.

“Hingga Mei 2017 sudah terjual 25 unit.  Namun saya yakin pasar akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat,” katanya. (sha)