Presiden Jokowi Telah Percepat Pembangunan 125 Proyek Infrastruktur

Oktober 31, 2017

Presiden Jokowi meninjau pembangunan infrastruktur. (setkab.go.id)

Jakarta, pmp – Presiden Joko Widodo kembali menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur masif dilakukan di era kepemimpinannya. Sejak dia menjabat, pemerintah telah mempercepat pembangunan 125 proyek infrastruktur.

Percepatan 125 proyek itu di antaranya 27 proyek di Sulawesi, 24 proyek di Kalimantan, 13 proyek di Maluku dan Papua, 61 proyek di Sumatera serta daerah lain.

“Kita harus kerja keras, kita harus kejar. Percepat pembangunan ini,” kata Presiden Jokowi saat meresmikan percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi serentak seluruh Indonesia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pertengahan Oktober lalu.

Tujuan mempercepat pembangunan infrastruktur agar Indonesia bisa bersaing dengan negara lain.  “Jalan tol, bandingkan dengan negara lain. Jalur kereta api, bandingkan dengan negara lain. Pelabuhan, airport, bandingkan. Kita lebih baik atau lebih tidak baik?” katanya.

Menurut Presiden Jokowi, biaya transportasi di Indonesia lebih mahal dibanding negara lain seperti Malaysia dan Singapura. “Perbedaan biaya bisa mencapai 2 kali hingga 2,5 kali lipat,” katanya.

Perbedaan biaya disebabkan infratruktur yang buruk. Maka dia pun memutuskan menggenjot pembangunan infrastruktur demi memangkas perbedaan biaya tersebut. “Kita bekerja pagi, siang, malam untuk menyelesaikan infrastruktur agar sekali lagi kita bisa bersaing dengan negara-negara lain,” tegasnya.(bim)