Rekor Puspa Agro, Lelang November Capai Rp 24,6 Miliar

Desember 7, 2017

Lelang bawang di Puspa Agro. (Humas Puspa Agro)

Surabaya, pmp –  Pasar lelang komoditas agro yang digelar PT Puspa Agro –Pasar Induk Modern Agrobis milik Pemprov Jatim– pada November mencapai Rp 24,645 miliar. Merupakan rekor Puspa Agro sepanjang 2017.

“Hasil transaksi Rp 24,645 miliar merupakan capaian terbesar pasar lelang sepanjang tahun 2017,” kata Abdullah Muchibuddin, Dirut PT Puspa Agro, pada Rabu (6/12/2017).

Pada pasar lelang komoditas agro yang dihelat Selasa (21/11/2017), hasil yang berhasil dibukukan dari 16 kali transaksi untuk 12 komoditas mencapai Rp 24,645 miliar.

Sementara hasil transaksi pasar lelang pada Oktober senilai Rp 17,525 miliar dan September nilainya Rp 5,9 miliar.

Kenaikan hasil transaksi menunjukkan animo yang terus meningkat dari para pelaku bisnis komoditas agro atau pertanian terhadap pasar lelang Puspa Agro yang menggunakan sistem forward.

Baca juga: Puspa Agro Segera Gelar Lelang Komoditas Pertanian

Pada lelang November, komoditas bibit bawang putih menempati peringkat pertama senilai Rp 7,5 miliar (30,43%) dengan volume 100 ton. Posisi kedua komoditas cabe keriting dengan nilai Rp 4,6 miliar (18,67%) dari total volume 200 ton.

Kemudian disusul daun kering dan biji kelor senilai Rp 3,64 miliar (14,77%). Komoditas lain adalah kopra hitam, nanas, jagung, kapulaga, manggis, kakao, kacang panjang dan beras.

Menurut Muchibuddin, PT Puspa Agro bekerja sama dengan Disperindag Jatim terus berupaya meningkatkan peran ekonomi dengan memfasilitasi kalangan petani atau kelompok tani, maupun para pebisnis sektor agro untuk memperdagangkan barang mereka lewat pasar lelang.

“Tujuannya mendongkrak nilai tambah yang diperoleh petani, peternak, juga petambak atau nelayan, khususnya di Jatim,” katanya.

Pasar lelang sebagai salah satu sarana perdagangan aneka komoditas pertanian, terbukti sangat efektif membantu pemilik barang –petani atau gabungan kelompok petani—maupun calon pembeli yang merupakan pedagang besar maupun pabrikan.

Bagi pemilik barang, lelang merupakan sarana mempercepat menjual barang dengan volume besar dan harga yang berkeadilan. “Sementara bagi calon buyers, pasar lelang merupakan cara cepat untuk mendapatkan barang dengan kualitas bagus dan harga relatif murah,” kata Muchibuddin. (hag)