Sepanggung Syahrul Yasin Limpo, Abraham Samad Ingatkan Bahaya Politik Dinasti

Maret 10, 2018

Gubernur Syahrul Yasin Limpo, Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Abraham Samad (dua, tiga dan empat dari kiri) di Universitas Hasanuddin Makassar.(Tribunmakassar.com)

Makassar, PMP Abraham Samad, mantan Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), ingatkan bahaya politik dinasti saat berbicara di Universitas Hasanuddin, Makassar. Abraham menyampaikannya saat sepanggung dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

“Di salah satu kabupaten…, bupatinya adalah politik dinasti. Itu melahirkan korupsi,” kata Abraham Samad di depan seribuan mahasiswa yang memenuhi ruang Baruga AP Pettarani Unhas, Sabtu (10/3/2018).

Abraham Samad menjadi salah satu pembicara roadshow seminar ‘Motivasi Spirit of Indonesia’ yang diselenggarakan oleh Kami Indonesia. Pembicara lainnya adalah Zulkifli Hasan (Ketua MPR RI), Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulsel), serta Sarkawi Rauf (Ketua KPPU).

Menurut Abraham Samad, praktik politik dinasti telah memunculkan perilaku korupsi menjadi lebih sistematis, masif, serta terstruktur.

“Karena orang-orang di dalam politik dinasti adalah orang dekat,” ujarnya yang disambut tepuk riuh mahasiswa.

Pernyataan Abraham Samad mendapat sambutan hangat karena Sulsel sedang menghadapi Pilkada 2018. Salah satu calon yang maju menjadi gubernur adalah Ichsan Yasin Limpo, adik kandung Gubernur Syahrul Yasin Limpo.

Baca juga: Membaca Warning Abraham Samad tentang Politik Dinasti di Depan Gubernur Syahrul

Abraham Samad mengimbau mahasiswa agar saat memasuki dunia kerja menjalani profesinya dengan integritas, serta berani melawan perilaku koruptif.

“Jika kepribadian anda berintegritas, maka anda akan menjadi pemimpin yang dicintai rakyat,” katanya.(len)