Jalan Tol Makin Panjang, Dunlop Genjot Ban Radial Bus dan Truk

Maret 12, 2018

Presiden Direktur PT Sumi Rubber Indonesia, Toshio Koyama, berbincang dengan distributor Jatim, Vonny Theresia.

Surabaya, PMP – Pemerintahan Presiden Jokowi yang fokus pembangunan infrastruktur telah membuat jalan tol makin panjang. Sebagai produsen ban Dunlop, PT Sumi Rubber Indonesia bersiap menggenjot produk ban radial bus dan truk.

“Jalan tol semakin panjang sehingga permintaan untuk ban radial juga meningkat. Ban radial cocok untuk pemakaian di jalan tol,” kata General Manager, Sales Planning & Admin PT Sumi Rubber Indonesia, Hendra Himawan, di Surabaya, Sabtu (9/3/2018).

Menurut Hendra, ban radial memiliki keunggulan dibanding non-radial. Ban radial lebih kuat, serta memiliki daya tahan terhadap panas lebih tinggi. “Sehingga usia pakai juga lebih panjang,” katanya.

Peningkatan permintaan terhadap ban radial, kata Hendra, sangat nyata pada segmen ban radial untuk bus dan truk yang mencapai 90 persen. Khusus untuk truk dibedakan dua jenis, yakni kargo dan dump untuk  mengangkut material seperti pasir.  Permintaan radial untuk truk jenis kargo meningkat sampai 50 persen, sedangkan dump masih di bawah 30 persen.

Masih menurut Hendra, pertumbuhan Dunlop tahun lalu melebihi permintaan ban nasional, sehingga market share juga meningkat. Jika berpatokan data Asosiasi Pengusaha Ban Indonesia (APBI) –yang anggotanya menguasai 80 persen pasar ban domestik- permintaan ban radial Dunlop tahun lalu untuk kategori passenger car di atas 33 persen.

“Sebenarnya pasar Dunlop untuk ban radial bus dan truk masih relatif kecil karena baru dua tahun masuk segmen bus dan truk. Tahun ini kami akan menggenjot segmen radial bus dan truk. Targetnya naik dua dampai tiga kali,” urai Hendra.

Untuk mencapai target tersebut, Dunlop akan menambah produk baru ban radial bus dan truk. Yakni dari ukuran ban dan pola tapak. Untuk ukuran dari 1 ukuran menjadi 4 ukuran. Sementara pola tapak akan ditambah menjadi tiga pola tapak.

“Jaringan penjualan juga bakal kita perluas untuk perusahaan-perusahaan armada. Kita kenalkan produk dan uji coba di tempat mereka,” katanya.

Dunlop optimis, pasar ban di Indonesia bakal mengarah seperti negara-negara maju, di mana pemakaian non-radial berkurang dan pemakaian radial naik.

“Di sisi lain kami juga berharap pemerintah semakin ketat menerapkan pengawasan terhadap overload karena akan merusak jalan. Pasti nanti bakal ada pembatasan-pembatasan, sehingga kebutuhan terhadap ban radial semakin tinggi,” katanya. (hap)