Perkuat Sinergi BUMN, Semen Indonesia Gandeng PLN, Pupuk Indonesia dan Patra Jasa

Maret 16, 2018

Deputi Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro, Dirut Semen Baturaja Rahmad Pribadi dan Dirut Semen Indonesia Hendi Prio Santoso. (satu, dua dan tiga dari kiri)

Jakarta, PMP –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk terlibat dalam nota kesepahaman dengan PLN, Pupuk Indonesia, Patra Jasa dan Semen Baturaja. Perkuat sinergi BUMN di bidang usaha energi, logistik, kawasan dan pariwisata.

Penandatangan nota kesepahaman di antara pimpinan BUMN itu dilakukan di ‘Synergy Lounge’, Kementerian BUMN, Jakarta, pada Kamis (15/3/2018). Pihak Kementerian BUMN diwakili Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Edwin Hidayat Abdullah dan Deputi Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Aloysius Kiik Ro.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini dilaksanakan untuk mewujudkan sinergi BUMN di bidang usaha energi, logistik, kawasan dan pariwisata,” kata Edwin Hidayat Abdullah, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN.

Sementara mereka yang turut meneken MoU adalah Hendi Prio Santoso (Dirut Semen Indonesia), Rahmad Pribadi (Dirut Semen Baturaja), Muhamad Ali (Direktur Human Capital Management PLN), Aas Asikin Idat (Dirut Pupuk Indonesia), Benny Ishanda (Direktur Operasional Patra Jasa), Arham S. Torik (Dirut PT Semen Indonesia Logistik-SILOG) dan Ahmadi Hasan (Dirut PT Pupuk Indonesia Logistik-PILOG).

Menurut Edwin, BUMN sebagai agent of development memiliki posisi penting dan strategis dalam pembangunan nasional. BUMN menjadi tulang punggung perekonomian nasional, motor penggerak pembangunan serta berperan dalam program-program ekonomi kerakyatan.

“BUMN sebagai agen pembangunan berperan besar dalam menyukseskan berbagai program pemerintah. Khususnya di bidang ekonomi kerakyatan, antara lain penurunan harga semen di Papua di mana harga sebelumnya Rp 2 juta menjadi Rp 500 ribu per sak,” lanjutnya.

Kontribusi untuk Indonesia

Dirut Semen Indonesia Hendi Prio Santoso menyatakan, sinergi akan membuat BUMN semakin optimal dan maksimal dalam memanfaatkan setiap peluang dan kesempatan bisnis.

“Semangat ini merupakan pondasi penting untuk saling melengkapi dan memberikan yang terbaik. Melalui kerjasama ini, kita semua dapat semakin optimal dan maksimal dalam memanfaatkan setiap peluang dan kesempatan bisnis yang ada,” kata Hendi.

Harapannya BUMN akan mampu meningkatkan kontribusinya. “Dan tentunya kontribusi untuk Indonesia yang kita cintai,” lanjutnya.

Semen Indonesia bekerjasama dengan PT PLN untuk memanfaatkan bottom ash (FABA). Sedangkan bersama Pupuk Indonesia pemanfaatan gypsum.

“Baik FABA maupun gypsum merupakan hasil samping dari kedua perusahaan tersebut yang bisa kita manfaatkan sebagai bahan untuk pembuatan semen,” kata Hendi.

Sementara kerjasama dengan PT Semen Baturaja adalah join operational and services. “Sebagai sesama perusahaan BUMN yang bergerak di industri semen, kerjasama ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan insfrastruktur nasional,” katanya.

Sementara kerjasama Semen Indonesia dengan Patra Jasa terkait pemasaran produk semen. Silog yang merupakan anak perusahaan Semen Indonesia bekerjasama dengan Pilog yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia. Sinergi ini bakal memperkuat bidang logistik. (bhimo)