Andalan Tak Jadikan Pilkada Sulsel untuk Berkuasa dan Cari Kekayaan

April 6, 2018

Andi Sudirman Sulaiman (Andalan) di hadapan warga Desa Je’ne Tallasa, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, pada Jumat (6/4/2018).

Gowa, PMP – Andi Sudirman Sulaiman, cawagub nomor 3 Prof Andalan, memutuskan maju menjadi cawagub dengan niat tak cari jabatan dan tak cari uang lewat jabatan yang diemban. Dia memutuskan maju setelah terlebih dulu melakukan shalat istikharah.

“Sebelum memutuskan maju menjadi cawagub, saya terlebih dulu meminta petunjuk dari Allah SWT dengan shalat istikharah,” kata Andi Sudirman Sulaiman (Andalan) di hadapan warga Desa Je’ne Tallasa, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, pada Jumat (6/4/2018).

Menurut Andalan, setelah bertafakur dan merasa bahwa dirinya harus maju untuk membangun dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat Sulsel, dia pun membuat keputusan bersedia maju menjadi cawagub.

Namun dia merasa yakin harus terlebih dulu memutus dua nafsu di dalam dirinya. “Saya harus terlebih dulu memutus nafsu untuk mencari jabatan dan yang kedua nafsu mencari uang lewat jabatan itu,” katanya. Hadirin pun menimpali, “Alhamdulillah…, Subhanallah…., Aamiin YRA…”

Selanjutnya Andalan menyampaikan bahwa kontestasi Pilkada Sulsel bukan kompetisi mencari penguasa, melainkan mencari pelayan masyarakat.  “Ini bukan kompetisi untuk mencari penguasa, tapi kita mencari pelayan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, empat kontestan di Pilkada Sulsel baik. “Semua calon baik, untuk itu saya mengajak Anda mencari yang terbaik,” kata cawagub pendamping Bupati Bantaeng Prof Nurdin Abdullah itu disambut tepuk tangan hadirin.

Selanjutnya H Makkusissing, tokoh warga setempat, mengajak hadirin bersholawat. Dia ikut berpesan agar warga memilih pejabat pemerintah yang bertipe melayani dan bukan bertipe penguasa.

“Prof Andalan dipilih warga karena mudah ditemui di mana saja,” kata H Makkusising disambut riuh tepuk tangan warga.

Ikut hadir pada pertemuan itu, pengurus parpol setempat pendukung Prof Andalan, yakni PKS, PAN dan PDI Perjuangan. Mereka bergantian menyampaikan ajakan dan pesan agar masyarakat menjadi pemilih cerdas.

Andalan juga mengimbau warga untuk tidak mencemooh pasangan kandidat lain dan pendukungnya, meski mereka mencemooh Prof Andalan. “Mari kita masing masing memenangkan calon yang ada di hatita masing-masing,” kata Andalan.(bhimo)