Dukung Pengembangan Komoditas Pertanian di Jatim, Puspa Agro Kembangkan Sistem Polybag

Mei 2, 2018

Persemaian tanaman dengan polybag di Puspa Agro. (humas Puspa Agro)

Sidoarjo, PMP – PT Puspa Agro, Pasar Induk Modern Agrobis milik Pemprov Jatim, terus melakukan penelitian dan uji coba guna men-support budi daya komoditas pertanian di Jawa Timur. Setelah mengoperasikan Puspa Biotek untuk pengembangan bioteknologi, kini melakukan uji coba sistem polybag atau kantong plastik

“Sistem polybag sudah kami lakukan di Jawa Barat dan berhasil. Di sini baru kami uji cobakan. Kami yakin, di sini juga akan berhasil bagus,” kata Asbin, petugas pengelola budi daya pertanian sistem polybag di Puspa Agro, Selasa (1/5/2018).

Komplek Puspa Agro memiliki arela lahan sekitar 4.000 meter persegi. Aneka tanaman pertanian, baik dari sektor pangan maupun sayuran, tengah dikembangkan di lahan terbuka. Bahkan beberapa komoditas seperti kangkung, terong, atau bayam sudah berhasil dipanen. Uji coba ini belum difokuskan pada budi daya massal untuk pemasaran, namun masih uji coba.

Kini, ribuan polybag  berjajar rapi di area Puspa Agro. Sejumlah tanaman yang dikembangkan di antaranya padi, terong, jagung, edamame, kedelai (lokal), tomat, bunga kol, bayam, kangkung, cabe, brambang, seledri, dan jenis lainnya.

Baca juga : Rekor Puspa Agro, Lelang November Capai Rp 24,6 Miliar

“Secara bisnis, sistem polybag layak dikembangkan karena keuntungannya bisa berlipat ganda,” kata Asbin. Salah satu keuntungan, rata-rata tanaman yang dikembangkan dengan sistem polybag bisa dipanen mulai 2,5 bulan sejak tanam bibit.(gus)