Persingkat Masa Pemeliharaan Ikan, Puspa Agro Uji Coba Sistem Bioflok

Juli 4, 2018

 

Budi daya ikan lele menggunakan sistem bioflok di Puspo Agro.(ist)

Sidoarjo, pmp – Puspa Agro, pasar Induk Modern Agrobis milik Pemprov Jatim, melakukan uji coba pembudidayaan ikan lele dengan sistem bioflok. Mempersingkat masa pemeliharaan dari empat bulan menjadi 40 hari.

“Ini memang luar biasa dan di luar prediksi sebelumnya. Semula saya perkirakan tiga bulan mulai bisa dipanen. Eh, ini baru 40 hari sudah siap panen. Jadi panennya bisa jauh lebih cepat dibanding budi daya ikan di kolam biasa atau konvensional yang rata-rata 4 bulan,” ujar Kepala Puspa Biotech, Eddy Pujobasuki, di Kantor Puspa Biotech, Komplek Puspa Agro, Selasa (3/7/2018).

Uji coba yang dilakukan unit penelitian Puspa Biotech dilakukan di ruang tertutup dengan menyediakan tiga unit kolam yang diisi ikan lele. Uji coba dimulai akhir Mei atau 1,5 bulan lalu. Hasil uji coba bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk varian usaha, khususnya pada budi daya ikan.

Pada Sabtu (30/6/2018) atau setelah 40 hari uji coba, dilakukan panen perdana budi daya ikan sistem bioflok. Sebanyak dua kwintal ikan hasil panen dipergunakan untuk memenuhi pesanan mitra bisnis yang melakukan ekspor dalam bentuk frozen ke Korea Selatan.

Kolam uji coba memanfaatkan beberapa sudut ruang Puspa Biotech. Dua unit kolam bundar berdiameter 3 meter dan 2 meter disiapkan. Benih ikan lele yang ditebar sebanyak 8.500 ekor. Sebanyak 5.000 ekor untuk kolam 3 meter dan 3.500 ekor untuk kolam 2 meter.

“Hari Selasa ini kita panen lagi untuk sisa yang sudah diambil dua kwintal pekan lalu,” kata Eddy.

Masih menurut Eddy, budi daya ikan dengan sistem bioflok angat menguntungkan, baik dari aspek pengoperasian, pemeliharaan, maupun kepentingan bisnis. Untuk kolam berdiamater 2 meter yang bisa diisi benih 3.500 ekor misalnya, nett margin sekitar Rp 1,3 juta untuk masa panen sekitar 40 hari sejak tebar benih. (adv)