Mandalika Jadi Lokomotif Bangkitkan Pariwisata NTB

Oktober 4, 2018

Siswa SD mencoba alat Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR), saat mengunjungi booth Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) pada IBD Expo 2018, di Surabaya, Kamis (4/10/2018).

Surabaya, PMP – Mandalika ditargetkan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menjadi lokomotif kebangkitkan kembali pariwisata di Provinsi NTB pasca gempa. Mandalika merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas yang juga disebut sebagai ‘10 Bali Baru’.

ITDC sebagai pengembang Mandalika terus mempromosikan destinasi wisata di NTB tersebut. Termasuk mempromosikan Mandalika melalui Indonesia Business & Development Expo (IBD Expo) 2018 yang digelar di Grand City Surabaya, mulai Rabu hingga Sabtu (3-6/10/2018).

ITDC yang menggarap Mandalika merupakan perusahaan di bawah PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) yang sukses mengembangkan dan mengoperasikan kawasan pariwisata Nusa Dua di selatan Bali.

Mandalika sendiri termasuk 10 Bali Baru yang dicanangkan pemerintah pada 2016. Sejak saat itu, Kementerian Pariwisata memang terus menggenjot pembangunannya. Maklum, program 10 Bali Baru menjadi ujung tombak Kemenpar untuk mengejar target 20 juta wisatawan pada 2019.

Selain Mandalika, 10 Bali Baru adalah Danau Toba-Sumut, Belitung-Babel, Tanjung Lesung-Banten, Kepulauan Seribu-DKI Jakarta, Candi Borobudur-Jateng, Gunung Bromo-Jatim, Pulau Komodo-NTT, Taman Nasional Wakatobi-Sulawesi Tenggara, serta Morotai-Maluku Utara.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, pembangunan 10 Bali Baru merupakan pencapaian besar dalam dunia pariwisata Indonesia, setelah sukses kawasan pariwisata Nusa Dua di Bali.

Menpar Arief pun mengajak para investor untuk berinvestasi di 10 Bali Baru, termasuk Mandalika. “Nilai tanah di 10 Bali Baru telah naik, sejak dibangun untuk mendukung pariwisata,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menpar berharap agar pembangunan 10 Bali Baru menjadi sesuatu yang berkelanjutan. Pihak Kemenpar telah berupaya membangun sejumlah infrastruktur pendukung di destinasi prioritas tersebut. Tentu dengan harapan bakal dilanjutkan dan disempurnakan ke depan. (dik)