Ekspor Sulsel Naik 15%, Bukti Pemerintah Pro Rakyat

Februari 23, 2019

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah menunjukkan hasil bumi Sulsel yang bakal diekspor ke mancanegara.

Makassar, PMP – Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah menyatakan angka ekspor Provinsi Sulsel naik 15% dan salah satu komoditasnya adalah hasil pertanian. Kenaikan ekspor komoditas pertanian Sulsel tak lain berkat kinerja pemerintahan Presiden Jokowi melalui Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

“Alhamdulillah selama 4 tahun terakhir ini, kita bisa bangga karena angka impor kita terus turun dan angka eskpor terus naik. Bahkan angka ekspor Sulsel sendiri naik 15%,” kata Gubernur Nurdin Abdullah (NA) saat melepas ekspor komoditas pertanian Sulsel senilai Rp 241,73 miliar ke AS, Malaysia dan Vietnam, di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sabtu (23/2/2019).

Turut hadir pada acara itu Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Dirut Pelindo IV Farid Padang, Kepala Balai Karantina Pertanian Kementan Ali Jamil, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Sulsel Hasrul, serta para eksportir yang semuanya berasal dari generasi milenial.

Komoditas pertanian asal Sulsel yang diekspor di antaranya biji kakao, kakao powder, kacang mede, cengkeh atau lada putih, buah manggis, mangga, markisa, juga sarang burung walet. Berbagai komoditas itu diekspor melalui program Agro Gemilang (Ayo Galakkan Ekspor Generasi Milenial Bangsa) yang digagas Mentan Amran Sulaiman.

Program Agro Gemilang juga membuktikan bahwa pemerintah saat ini begitu peduli terhadap kalangan muda. Mereka diberi kemudahan jika berani memutuskan terjun ke bisnis ekspor berbagai hasil pertanian Indonesia, termasuk Sulsel.

Melihat fakta ekspor Sulsel yang terus meningkat, Gubernur NA berharap agar masyarakat tak percaya dengan hoax atau kabar bohong di medsos yang menyebut pemerintahan Presiden Jokowi  tidak peduli terhadap petani dan pertanian. Melalui ekspor kali ini, tentu banyak petani Sulsel yang ikut menikmati karena hasil bumi mereka dijual ke luar negeri.

“Pemerintah kita sekarang justru pro rakyat. Berkat Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang putera Sulsel, kondisi yang awalnya dianggap tidak bisa menjadi bisa. Kemandirian pangan Indonesia saat ini justru sudah di depan mata. Hari ini buktinya, kita mengekspor hasil petani di Sulsel,” katanya.

Gubernur NA bahkan mengajak masyarakat Sulsel untuk semakin menumbuhkan sikap menghargai terhadap para pemimpin. “Sekali lagi jangan percaya hoax. Barang bagus dibilang tidak bagus, sebaliknya barang jelek dibilang bagus. Kita justru harus berterima kasih kepada para pemimpin yang telah berbuat banyak dan berjasa bagi bangsa ini,” katanya.(bhimo)