MBiz Siap Dorong Akselerasi Bisnis UMKM 

Mei 15, 2019

CCO Mbiz, Andik Duana Putra, mengedukasi UMKM di Surabaya, Selasa (14/5).

Surabaya, PMP – Mbizmarket, sebuah platform marketplace B2B pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan solusi total e-Procurement, siap mendukung akselerasi bisnis berbagai skala usaha termasuk UMKM. Mbizmarket pun terus menggalakkan edukasi di kalangan UMKM yang menjadi salah satu target penggunanya.

Dengan beragam keunggulannya, berbagai skala usaha dari enterprise hingga UMKM dapat memanfaatkannya secara gratis, baik untuk mendigitalisasi proses pengadaan barang dan jasa secara transparan dan akuntabel, maupun untuk memasarkan produk serta jasanya dalam kuantitas besar.

“Tiga tahun Mbiz hadir mengakselerasi penerapan e-procurement di kalangan perusahaan-perusahaan blue chip dan berskala enterprise melalui platform Mbiz.co.id, kami menemukan fakta bahwa proses digitalisasi pengadaan barang dan jasa efektif dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas dan kinerja perusahaan. Kami ingin dampak positif tersebut juga dapat dirasakan oleh bisnis berbagai skala, termasuk usaha kecil dan menengah. Inilah yang mendorong kami memperluas jangkauan layanan dan manfaat dengan meluncurkan Mbizmarket,” papar Chief Commercial Officer (CCO) Mbiz, Andik Duana Putra, Selasa (14/5/2019).

Bagi perusahaan yang ingin menerapkan e-procurement secara lengkap dan menyeluruh, lanjut Andik, Mbizmarket menjadi solusi yang tepat karena semua transaksi dapat 100 persen tercatat dan dapat diaudit berkat fitur-fitur e-procurement yang lengkap, seperti Budget Control, Spending Report dan Analytics, Order dan Fulfilment tracking, serta Digital Approval.

“Dengan makin luasnya penerapan e-procurement hingga menyentuh skala bisnis UMKM, kami optimitis adopsi nilai-nilai transparansi, akuntabilitas dan integritas yang sangat penting bagi peningkatan kompetensi juga akan makin membudaya di kalangan dunia usaha Indonesia,” tukasnya.

Untuk itulah MBiz gencar memberikan edukasi kepada pelaku usaha, termasuk UMKM di Jawa Timur yang jumlahnya pada akhir 2018 sudah melampaui angka 12 juta. “Agar mereka bisa naik kelas menjadi pelaku usaha dengan skala bisnis yang makin meningkat,” ujarnya.

Adapun manfaat Mbizmarket bagi perusahaan penyelenggara e-procurement juga dapat melihat perbandingan harga pada satu halaman yang sama secara real time. Untuk kepentingan regulasi terkait perpajakan, Mbizmarket juga akan memberikan tanda apakah vendor penyedia barang dan jasa adalah Perusahaan Kena Pajak (PKP) atau bukan.

Sementara bagi perusahaan-perusahaan yang berkomitmen memasarkan produk serta jasanya untuk memenuhi kebutuhan procurement perusahaan-perusahaan lainnya dan sekaligus untuk mengembangkan skala bisnisnya dapat memanfaatkan Mbizmarket untuk bertemu dengan calon pembelinya.

Menurut data-data Mbiz menunjukkan 80 persen kegiatan e-procurement di Indonesia dalam satu tahun terakhir di dominasi oleh kebutuhan pengadaan produk-produk terkustomisasi dan jasa pendukung aktivasi-aktivasi kampanye pemasaran perusahaan dan vendor penyedia kebutuhan tersebut adalah badan usaha skala kecil dan menengah.

“Kami berharap, UMKM di Indonesia termasuk di Surabaya makin tanggap terhadap besarnya peluang ini dan segera memanfaatkan keberadaan Mbizmarket untuk merealisasikan misi besarnya yaitu melakukan ekspansi bisnis. Untuk mengoptimalkan distribusi, kami menyediakansolusi pengantaran ke seluruh wilayah Indonesia,” katanya. (hps)