Sido Muncul Raih Penghargaan Emiten Konsumer Terbaik

Desember 6, 2019

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menerima penghargaan CNBC Indonesia sebagai emiten terbaik

Jakarta, PMP – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk  menerima penghargaan sebagai The Best Public Company, Consumer Goods Sector dari CNBC Indonesia. Penghargaan sebagai bentuk apresiasi dan kinerja yang telah diraih para pelaku ekonomi dan dunia usaha sepanjang tahun 2019 tersebut diterima oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat pada Rabu (4/12/2019).

Usai menerima penghargaan bertema “Menyongsong Indonesia Bangkit 2020”, Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan kunci sukses utama suatu perusahaan adalah kejujuran dan keterbukaan dalam mengelola manajemen usaha untuk menjaga kepercayaan para konsumen.

“Untuk membuat konsumen percaya, banyak hal yang dilakukan seperti menjamin semua produk berdasarkan kajian ilmiah, hingga menaati peraturan pemerintah. Sebagai perusahaan publik, kami juga tidak pernah merekayasa,” kata Irwan Hidayat dalam rilisnya, Jumat (6/12/2019).

Sido Muncul terpilih sebagai The Best Public Company, Consumer Goods Sector karena memiliki strategi bisnis yang tepat, dimana saat ini Sido Muncul memiliki tiga segmen bisnis yang  membuat perusahaan terdiversifikasi dengan baik, yaitu herbal & suplemen, makanan dan minuman, serta farmasi.

Selain itu ada ada tujuh penilaian lainnya yaitu: Sido Muncul dinilai dapat menghadapi tekanan pesaing dan penjualannya bisa tumbuh sebesar double-digit pada sembilan bulan pertama 2019.

Sepanjang sembilan bulan pertama 2019, penjualan Sido Muncul mencapai Rp 2,1 triliun, naik hingga 10% dibandingkan periode yang sama  tahun sebelumnya.

Terlepas dari kenaikan penjualan yang mencapai double digit, harga pokok penjualan hanya naik sebesar 1%. Hal ini mendorong gross profit margin perusahaan naik menjadi 54% per sembilan bulan pertama 2019, dari yang sebelumnya 51%. Sementara, net profit margin naik menjadi 27% dari yang sebelumnya 25%.

Laba bersih sido Muncul tercatat senilai Rp 578 miliar, mengimplikasikan kenaikan hingga 21% secara tahunan.

Segmen herbal dan  suplemen berkontribusi sebesar 67% terhadap total penjualan perusahaan, segmen makanan dan  minuman berkontribusi 29%, dan farmasi berkontribusi 4%.

Penetrasi ke pasar ekspor terus ditingkatkan, membuat posisi bisnis Sido Muncul semakin kuat yang berkontribusi 5%-6%. Sido Muncul menembus beberapa pasar baru di kawasan Asia Tenggara. (hps)