PenaMerahPutih.com
Ekbis Headline Indeks Makro

Ini Cara Bank Indonesia Dukung Kabupaten Pamekasan Wujudkan Smart City

Difi Ahmad Johansyah Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur memperlihatkan cara pembayaran dengan QR Code saat launching QRIS di Pamekasan.

Surabaya, pmp – Bank Indonesia bekerja sama Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan Bank Jatim mengimplementasikan elektronifikasi pembayaran dengan menggunakan QR Code Indonesia Standard (QRIS). Kerjasama ini sebagai dukungan mewujudkan smart city di kota Pamekasan.

“Saat ini alat pembayaran telah berevolusi dari alat pembayaran tunai sampai sekarang menjadi non tunai. Pembayaran secara non tunai, seperti QRIS diharapkan dapat mendorong perekonomian. Sekaligus menghadirkan sistem pembayaran Indonesia yang aman, handal dan efisien,” kata Difi Ahmad Johansyah Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur saat launching QRIS di Masjid Agung Assyuhada, Pamekasan, Kamis (12/4/2020).

Imlementasi pembayaran elektronik dengan menggunakan QRIS akan diterapkan pada 3 area layanan public di Pamekasan. Selain di Masjid Agung Assyuhada, juga di kawasan pemda kabupaten dan di Pasar 17 Agustus.

Baca Juga :   BI Permudah Penukaran Uang Kertas Rp 75 Ribu, Per KTP Maksimal 100 Lembar

Pertama, e-retribusi yaitu pembayaran retribusi daerah dengan menggunakan QRIS, yang diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam membayar retribusi daerah serta mengurangi risiko korupsi.

Kedua, e-sedekah yang diharapkan dapat mempermudah pengurus masjid dalam mengelola dana sosial, serta mempermudah masyarakat dalam menyalurkan dana sosialnya. Ketiga, elektronifikasi di area pasar 17 Agustus yang merupakan pasar batik tradisional di Pamekasan.

Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur  Imam Subarkah menjelaskan salah satu cara dalam mendorong terwujudnya smart city di Pamekasan adalah melalui sistem pembayaran. Tujuan pokok alat pebayaran yang aman memliki keterkaitan antar berbagai platform. Intinya alat pembayaran yang dikembangkan harus aman, nyaman dan bisa terhubung dengan kanal pembayaran lainnya.

Baca Juga :   QRIS Perkuat Pengelolaan Dana Sosial Rumah Ibadah

“Apa itu alat pembayaran digital, yaitu uang elektronik yang disimpan di HP kita yang server based, atau rekening yang bisa kita akses dengan menggunakan smart phone,” kata Imam

Sementara itu Bupati Pamekasan Baddrut  Tamam menyambut baik kerjasama tersebut. “Penerapan QRIS di Pasar 17 Agustus, di pemda dan di Masjid Agung Assyuhada, diharapkan dapat mengubah kebiasaan baru masyarakat Pamekasan khususnya, dan Jawa Timur. Selain itu, QRIS merupakan model pembayaran baru yang mudah, cepat, dan aman,” kata Baddrut.

Bupati Pamekasan dalam acara tersebut  mengajak seluruh masyarakat menggunakan QRIS dalam mendukung transaksi di seluruh sektor. (hps)