Gubernur Ganjar: Lagu Erros Beri Semangat Badai Corona Pasti Berlalu

April 22, 2020

Gubernur Ganjar dan Menko Polhukam Mahfud MD ikut bernyanyi bersma 60 publik figur. (Erros Djarrot Creative Corner)

Jakarta, PMP – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo segera menyatakan bersedia begitu mendengar rekaman lagu ‘Ulurkan Tangan’ yang dikirim Erros Djarot, yang sebelumnya memintanya terlibat bernyanyi bersama 60 publik figur lainnya untuk menggalang donasi bagi mereka yang hidup susah di masa pandemi corona.

“Lagunya semangat dan ceria, makanya saya langsung menyatakan siap gabung. Di masa pendemi ini kalau lagunya melankolis, saya ibaratkan kita membezuk orang sakit, ikut melow dan sedih,” kata Gubernur Ganjar saat peluncuran lagu ‘Ulurkan Tangan’ via zoom.

Menurut Ganjar, saat ini masyarakat justru harus diberi motivasi agar tetap semangat dan terus beraktivitas dan berkreasi. Masyarakat justru harus dimotivasi dan diajak terus optimis. “Lagu Mas Erros memberi semangat dan keyakinan bahwa badai corona pasti berlalu,” ujarnya.

Lagu Ulurkan Tangan dinyanyikan 60 publik figur, mulai dari pejabat, pebinis, artis, hingga akdemisi. Pejabat di antarnya Menko Polhukam Mahfud MD, Wagub Jatim Emil Dardak dan Wali Kota Bogor Bima Arya. Sedangkan penyanyi dan aktris di antaranya Isyana Sarasvati, Cinta Laura, Titi DJ, Roy Marten atau Slamet Rahardjo Djarot. Sementara kalangan pebisnis dan akademisi diwakili Rahmat Gobel dan Rektor UGM Prof Panut Mulyono.

Baca juga : Erros Djarot Sang Maestro Ciptakan Lagu Kemanusiaan, Dinyanyikan 60 Tokoh Galang Dana Corona

Erros Djarot sendiri mengaku terinspirsi menciptakan lagu untuk menggalang donasi demi melihat banyak masyarakat yang hidupnya menjadi susah di masa pandemi corona.

“Saya mengetuk hati semua dermawan agar mengulurkan tangan dan cintanya buat membantu semua saudara-saudara kita yang hari ini menderita dan hidup susah di masa pandemi virus Corona,” kata Erros Djarot.

Menurut Erros, lagu ‘Ulurkan Tangan’ bernada semangat karena dia tak ingin kondisi terisolasi di masa pandemi membuat banyak orang kehilangan semangat hidup dan kreativitas. Erros sendiri terus berkreasi melalui Erros Djarot Creative Corner (EDCC) yang merupakan ajang untuk mempertemukan publik dengan karya-karya, pengalaman-pengalaman, pemikiran-pemikiran, serta gairah kreatif yang terus menyala dari Erros Djarot.

Proses pembuatan video klip ‘Úlurkan Tangan’ memiliki tingkat kerumitan tersendiri karena harus menggabungkan semua video yang dikirim setiap tokoh dari rumah masing-masing, di mana kualitas gambar dan kualitas suara berbeda sesuai ponsel masing-masing.(bim)