PM Boris Pesimis Vaksin Corona Ditemukan, Inggris Fokus Temukan Obat Penyembuh

Mei 18, 2020

PM Inggris Boris Johnson. (Reuters)

Jakarta, PMP – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pesimis vaksin Corona bisa ditemukan, meski saat ini dilakukan upaya besar-besaran dari para peneliti di berbagai negara untuk menemukan vaksin COVID-19.

“Ada sebuah jalan panjang yang harus ditempuh dan saya harus jujur vaksin mungkin tidak akan membuahkan hasil,” kata PM Boris Johnson seperti dikutip dari aljazeera.com, Minggu (17/5/2020).

Menurut Johnson yang sembuh dari Corona setelah dinyatakan positif pada 27 Maret 2020, berbagai pihak harus menemukan jalan baru untuk mengendalikan virus Corona seperti menemukan obat yang mempercepat kesembuhan pasien positif Corona.

Pemerintah Inggris sendiri berencana mengucurkan dana 93 juta pound atau sekitar Rp 1,6 triliun untuk mempercepat pembukaan pabrik vaksin baru dan pusat inovasi terkait Corona.

Suasana Kota London di masa pandemi Corona. (Reuters)

Sementara Alok Sharma, Business Secretary mengatakan, Inggris merupakan rumah bagi para pelopor pengembang vaksin. Proyek pengembangan vaksin virus Corona di Universitas Oxford dan Imperial College London telah membuat kemajuan berarti. Namun Sharma memperingatkan, sejauh ini memang masih belum ada jaminan.

“Kita mungkin saja sukses menemukan vaksin Corona,” kata Sharma.

Pada pekan lalu, Inggris telah melonggarkan sejumlah aturan terkait aktivitas luar rumah. Bahkan dalam beberapa bulan ke depan berencana kembali melakukan pelonggaran.

Perdana Menteri Boirs Johnson menyebut keputusan yang diambilnya tidak mudah.

“Seperti bayi yang baru belajar berjalan,” katanya.(gdn)