Lion Air Rekrut Kembali 2.600 Karyawan PHK

Juli 10, 2020
Lion Air

(Lion Air Group)

Jakarta, PMP – Lion Air Group memberi kesempatan 2.600 karyawan yang sempat tidak diperpanjang kontraknya untuk kembali bergabung. Seminggu lalu, secara resmi Lion umumkan pengurangan gaji dan pemangkasan karyawan kontrak sebagai bentuk efisiensi hadapi tekanan ekonomi di masa pandemi Corona.

“Lion Air Group memberikan kesempatan kepada kurang lebih 2.600 orang yang sebelumnya tidak diperpanjang masa kontrak kerja untuk dapat bekerja kembali, seiring dengan peningkatan operasional,” kata Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Air Group, melalui keterangan tertulis, pada Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Lion Air Potong Gaji dan Kurangi Karyawan Kontrk, Dampak Badai Corona

Menurut Danang, tren penerbangan yang dilayani maskapai mereka, yakni Lion Air, Batik Air dan Wings Air terus mengalami peningkatan. Terefleksi dengan tumbuhnya jumlah penumpang dari bulan ke bulan.

Lion Air Group bahkan optimis industri penerbangan sudah dapat kembali mendekati normal pada awal tahun 2021.

Apalagi sejauh ini berbagai kebijakan pemerintah, seperti mematok batas atas harga rapid test, bakal kembali menggairahkan minat masyarakat berpergian dengan pesawat.

Oleh sebab itulah Lion Air memutuskan meningkatkan jumlah armada penerbangan untuk berbagai destinasi asal. Semua armada yang disiapkan terdiri dari tipe Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Airbus 330-300CEO, Airbus 330-900NEO, ATR 72-500 dan ATR 72-600.

“Lion Air Group menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh karyawan dan dari berbagai pihak khususnya Kementerian Perhubungan, sehingga sampai saat ini Lion Air Group masih beroperasi,” katanya.(hps)