Kakek Nguyen 80 Tahun Tak Potong Rambut, Sekarang Panjangnya 5 Meter

Agustus 27, 2020
Nguyen Van Chien

Kakek Nguyen Van Chien (92) dan Luom (62) menunjukkan rambut panjangnya yang sudah hampir 80 tahun tidak dipotong.(Reutres/Yen Doung)

Jakarta, pmp – Kakek Nguyen Van Chien (92), warga Vietnam, sudah 80 tahun tak pernah potong rambut. Dia percaya dirinya bakal sial atau bahkan mati jika memotong rambut yang kini panjangnya sekitar 5 meter.

“Saya percaya jika saya memotong rambut, saya akan mati. Saya tidak berani mengubah apa pun, bahkan tidak menyisirnya, ”kata Nguyen Van Chien kepada Reuters, di desanya di Provinsi Tien Giang, sekitar 80 km arah barat Kota Ho Chi Minh, Jumat (21/8/2020).

Kakek Nguyen begitu percaya hubungan antara rambut dan kematian, setelah dia melihat seorang pria meninggal setalah memangkas rambut dan kemudian mencoba menyambung kembali rambutnya yang telah dipotong dengan tali.

Kini, rambut Kakek Nguyen menjadi  gimbal dan dia begitu bangga memilikinya. Saat beraktivitas, dia ikat rambutnya dan ditutup dengan syal.

“Saya hanya merawatnya, menutupinya dengan syal agar tetap kering dan bersih, serta terlihat bagus,” tambahnya.

Nguyen Van Chien

Kakek Nguyen di kampungnya.(Reuters/Yen Doung)

Kakek Nguyen yang memuja Sembilan Kekuatan dan Tujuh Dewa, percaya dirinya mendapat  panggilan dari dewa untuk menumbuhkan rambut.

Menurutnya, saat duduk di sekolah dasar, dia selalu diminta guru untuk potong rambut. Namun setelah kelas 3, dia memutuskan untuk tidak lagi memotong, menyisir atau bahkan mencucinya.

“Saya ingat, dulu rambut saya hitam, tebal dan kuat. Saya selalu menyisirnya agar mulus. Tetapi ketika saya mendengar panggilan dari kekuatan Illahi, saya langsung tahu bahwa saya terpilih,” katanya.

Kakek Nguyen mengikuti ajaran ‘Dua’ yang sebetulnya dilarang di Vietnam karena dianggap menyimpang. Para pengikut ajaran ‘Dua’ atau Agama Kelapa, dinamai seusai nama pendirinya, meyakini bahwa mereka bisa bertahan hidup hanya dengan mengonsumsi buah kelapa.

“Hal-hal ini kelihatannya sederhana tetapi sakral,” kata Luom (62), anak kelima Kakek Nguyen.(gdn)