Pesan Susi Pudjiastuti buat Maba ITS: Open Your Eyes, Mind and Ears

September 17, 2020

Surabaya, pmp – Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 Dr (HC) Susi Pudjiastuti dan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim semangati 7.958 mahasiswa baru (maba) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tahun akademik 2020/2021.

“Open your eyes, open your mind dan open your ears karena pendidikan saat ini bukan seperti zaman dulu yang konvensional. Kini para mahasiswa bisa bebas belajar dan menyumbangkan ide-idenya,” kata Susi Pudjiastuti kepada para maba yang dikukuhkan secara daring oleh Rektor Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, Rabu (16/9/2020).

Menurut Susi, masa pandemi COVID-19 tidak boleh membuat mundur dan justru dijadikan peluang mengembangkan kreativitas.

“Sehingga nantinya kalian bisa menjadi alumni yang dapat membanggakan almamater, bangsa dan negara,” pesan Susi.

Sementara Mendikbud Nadiem Anwar Makarim BA MBA secara daring berpesan bahwa pendidikan adalah kunci dan solusi berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa.

“Mahasiswa sebagai orang yang terdidik sudah seharusnya menjadi agen penggerak dan pemberi solusi untuk bangsa. Diharapkan mahasiswa tetap haus belajar, menggali bakat sesuai minat dan meningkatkan kompetensi di era baru revolusi industri 4.0 dan society 5.0,” pesan Mendikbud.

Para pimpinan ITS yang mengikuti prosesi pengukuhan hadir secara luring di Auditorium Gedung Riset Center ITS. Sementara para maba mengikuti dan menyaksikan jalannya prosesi dari rumah masing-masing melalui teleconference dan kanal youtube, serta media sosial resmi ITS.

Rektor Mochamad Ashari berpesan kepada para maba bahwa seluruh sivitas akademika menanti kontribusi angkatan 2020 untuk mengharumkan nama ITS dan meneruskan prestasi yang sudah diukir kakak-kakak angkatannya.

“Dengan fasilitas yang ada di ITS, para mahasiswa baru bisa ikut bergabung melakukan riset-riset dan penelitian di Research Center ITS maupun di laboratorium yang telah disediakan,” kata Rektor.

Dia berharap maba 2020 rajin mengasah diri agar memiliki kompetensi. Setiap orang memiliki keistimewaan masing-masing dan bisa dimaksimalkan untuk berkontribusi maksimal bagi masyarakat.

“Ayo manfaatkan fasilitas pengembangan diri yang ada di ITS, hadapi tantangan sehingga dengan belajar kita semua akan menjadi pemenang sejati di era hiperkompetisi saat ini,” serunya.

Sebanyak 7.958 maba terbagi menjadi 5.592 program sarjana S1, 1.129 program vokasi D4 dan 1.237 program pascasarjana baik S2 dan S3.(hps)