Hoaks dan Provokasi Melalui Medsos Paling Rawan Jelang Pilkada Serentak

November 12, 2020

Surabaya, pmp – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan semua pihak agar mewaspadai hoaks dan provokasi melalui media sosial menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak yang bakal digelar 9 Desember 2020.

“Saat ini adalah saat-saat yang paling rawan bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks dan provokasi, khususnya di media sosial,” kata Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, Deputi 1 Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, seperti dikutip Antara pada Kamis (12/11/2020).

Pernyataan Hendri diungkapkan saat pengukuhan regenerasi Duta Damai Dunia Maya regional Provinsi Banten, di Serang, akhir pekan lalu.

Hendri berharap keberadaan Duta Damai Dunia Maya bisa melawan narasi-narasi negatif di media sosial, terutama hoaks dan provokasi terkait penyebaran paham radikalisme dan terorisme.

Menurutnya Duta Damai Dunia Maya dibentuk bukan untuk melawan hoaks atau provokasi secara langsung, bukan pula berperang secara langsung melawan kelompok radikal terorisme.

”Kami ingin adik-adik Duta Damai melawan narasi-narasi dari kelompok ini dengan narasi-narasi positif perdamaian. Karena kalau kita lawan, mereka juga menggunakan narasi keras sehingga tidak akan ketemu,” paparnya.

Hendri mengapresiasi Provinsi Banten yang mendukung keberadaan Duta Damai Dunia Maya sehingga lebih memasifkan pencegahan radikalisme dan terorisme.

“Saya sangat mengapresiasi dukungan penuh pemerintah Provinsi Banten. Dukungan birokrasi dan finansial tentu saja akan lebih memasifkan pencegahan radikalisme dan terorisme, terutama melalui dunia maya,” katanya.

Provinsi Banten mendukung penuh keberadaan Duta Damai Dunia Maya regional Banten, berupa dukungan finansial untuk melaksanakan kegiatan baik online maupun offline.

“Kami sudah menerima proposal kegiatan dari Duta Damai Dunia Maya Banten. Ada lima kegiatan yang diprogramkan dan kami menyetujui mendukung tiga kegiatan,” kata Tita Ruhyati, Kabid Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Provinsi Banten.

Menurut Tita, Kesbangpol Banten akan memberikan dana kegiatan sekitar Rp 460 juta untuk tiga program yang bakal dilaksanakan.

“Kami berharap dengan dukungan ini, Duta Damai Dunia Maya Banten lebih aktif dalam menggaungkan konten perdamaian dan persatuan untuk menjadikan Banten sebagai provinsi yang damai, tentram dan bersatu,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubdit Kontra Propaganda BNPT Kol Pas Sujatmiko berharap, regenerasi akan memunculkan kreasi-kreasi baru untuk melawan narasi radikal terorisme dengan pesan-pesan perdamaian.

”Kami juga berharap Duta Damai Banten melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat offline dan memperluas jaringan dengan stakeholder yang ada di Banten,” ujar Sujatmiko.

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Dr KH Amas Tadjudin turut berpesan agar para anggota baru Duta Damai regional Banten selalu berkoordinsi dengan FKPT untuk menyebarkan pesan damai di Provinsi Banten.(gdn)