PenaMerahPutih.com
Ekbis Headline Indeks Makro

Webinar Literasi Inklusi Keuangan OJK Jatim Diikuti 1.000 Guru

Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi

Surabaya, pmp – Otoritas Jasa Keuangan Regional 4 Jawa Timur menggelar Webinar Inovasi Lembaga Jasa Keuangan  dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang diikuti lebih dari 1.000 Guru SMP dan SMA/sederajat se-Jawa Timur.

“Kegiatan literasi dalam bentuk webinar kepada guru ini sebagai bagian dari upaya mendukung Peraturan Presiden RI Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) untuk mendorong pencapaian tingkat Inklusi Keuangan di Indonesia,” kata Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi, Jumat (4/12/2020)

OJK menggelar kegiatan literasi ini menggandeng Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJKD) Jatim, Dinas Pendidikan Jatim, dan Komisi Nasional Pendidikan Jatim. Kegiatan webinar dilakukan 3 kali yaitu tanggal 25, 30 November 2020 dan 3 Desember 2020  dengan materi mengenai produk dan layanan keuangan di Perbankan, Industri Keuangan Non Bank dan Pasar Modal.

Baca Juga :   Dongkrak Sejuta Nasabah Milenial, Bank Jatim Launching JatimPay

“Kegiatan literasi kepada Guru diselenggarakan rutin setiap tahun termasuk di masa pandemi ini mengingat peran strategis Guru sehingga ditetapkan menjadi prioritas sasaran literasi keuangan oleh Presiden Republik Indonesia,” katanya.

Baca juga: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit Hingga 2022

Masih kata Bambang, webinar kepada Guru ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan literasi yang telah dilaksanakan pada tahun 2020 yaitu program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dan webinar series kepada lebih dari 5.000 Pelajar/Mahasiswa di Jawa Timur.

“Indeks inklusi keuangan di Jawa Timur pada tahun 2019 mencapai 87,96% atau telah melampaui indeks inklusi nasional yaitu 76,19%. Pemerintah menargetkan indeks inklusi keuangan nasional pada tahun 2024 mencapai 90%,” katanya.

Baca Juga :   Gairahkan Sektor Riil, OJK Perlonggar Ketentuan Wajib Bayar

Baca juga: OJK dan Bank Jatim Survei Potensi Pemulihan Ekonomi Jatim

Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan bahwa literasi keuangan bagi pelajar usia 7-18 tahun penting dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda yang siap bersaing dan diharapkan dapat memberikan daya dorong meningkatnya literasi dan inklusi keuangan di Jawa Timur.

“Untuk itu peran Guru sangat diperlukan untuk menunmbuhkembangkan pemahaman pentingnya perngetahuan mengenai industri keuangan dan pengelolaan keuangan yang benar dan aman sehingga tidak terjebak dalam praktek lembaga keuangan illegal,” katanya.

Gubernur berharap  kegiatan literasi keuangan kepada Guru terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi motor penggerak dalam peningkatan literasi keuangan yang pada akhirnya meningkatkan inklusi keuangan di Jawa Timur. (hps)

Baca Juga :   OJK : Lembaga Keuangan Desa Adopsi Skema Bank Wakaf Mikro