PenaMerahPutih.com
Headline Indeks Tren

Targetkan 244 Desa Wisata Tersertifikasi Mandiri, Sandiaga Undang 12 Kepala Daerah

Sandiaga Kudadiri
Sandiaga diberi penabalan marga Kudadiri atau warga kehormatan masyarakat Suku Pakpak, saat berkunjung ke Taman Wisata Iman di pinggiran Danau Toba, Kabupaten Dairi, Sumut.(Birkom Kemenparekraf)

Jakarta, pmp – Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menargetkan 244 desa wisata tersertifikasi Desa Wisata Mandiri sampai 2024. Sebanyak 150 desa wisata telah teridentifikasi berada di lima Destinasi Super Prioritas.

Guna mewujudkan target tersebut, Sandiaga yang juga Kepala Badan Parekraf mengundang 12 kepala daerah untuk menyerap rencana program dan aspirasi masing-masing dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayahnya.

Pertemuan bertajuk ‘Kolaboraksi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Kepala Daerah’ dihadiri 12 kepala daerah yang terbagi dalam dua sesi pertemuan di gelar di Kantor Kemenparekraf Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Sesi pertama dihadiri Bupati Klungkung, Bupati Konawe Utara, Wali Kota Ambon, Bupati Sidenreng Rappang, serta Plh Bupati Wonosobo. Sementara sesi kedua dihadiri Gubernur Gorontalo, Bupati Gorontalo Utara, Wali Kota Gorontalo, Bupati Gorontalo dan Bupati Bone Bolango, Bupati Boalemo dan Bupati Pohuwato.

Baca Juga :   Sandiaga Mini Triathlon di Mandalika, Siap Gelar MotoGP dan L'etape Indonesia Tour de France

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para bupati yang hadir sebagai bentuk dari pilar kolaborasi. Bantuan dan dukungan dari para bupati dan juga kepala dinas pariwisata sangat penting sebagai garda terdepan dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Menparekraf Sandiaga seperti dirilis kemenparekraf.go.id.

Sandiaga Danau Toba
Menteri Sandiaga di rest area Adian Nalambok di sekitar kawasan Destinasi Super Prioritas Danau Toba, Kabupaten Toba Samosir. (Birkom Kemenparekraf)

Baca juga : Wisata Tani Betet : Wisata Kanal Amsterdam Ala Nganjuk Penggerak Ekonomi Desa 

Menurut Sandiaga, desa wisata menjadi salah satu program unggulan yang akan dijalankan Kemenparekraf/Baparekraf ke depan. Pemerintah daerah didorong dapat mengidentifikasi potensi desa di wilayahnya untuk dikembangkan menjadi Desa Wisata Mandiri.

“Desa wisata bisa kita terus kembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan membuka lapangan kerja,” kata Menteri Sandiaga.

Baca Juga :   Diproyeksi Datangkan Investasi Rp 33,5 Triliun, Sandiaga Temui Ridwan Kamil Bahas KEK Lido

Hal penting ke depan, pengembangan pariwisata akan diupayakan didukung kalangan industri, sehingga tidak hanya bergantung pemerintah tapi juga bisa berkolaborasi dengan private public partnership.

“Namun tetap harus diikuti dengan tata kelola yang baik,” kata Sandiaga.

Beberapa kepala daerah menyampaikan berbagai program tentang pengembangan atraksi, amenitas dan aksesibilitas, serta harapan dukungan pemasaran dan promosi.

Sementara itu Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf mengatakan, terkait dukungan kegiatan, pihaknya akan meluncurkan petunjuk teknis (juknis) yang dijadikan acuan bagi pemerintah daerah dalam membuat proposal dukungan kegiatan.

“Sehingga dapat diidentifikasi sejak awal mana event yang bisa masuk dalam skala lokal atau nasional,” kata Rizki. (els)