PenaMerahPutih.com
Headline Indeks Sehat Cantik Tren

Hati-Hati, Kebiasaan Tidur Terlalu Lama Tingkatkan Risiko Stroke

Ilustrasi (Source: Tomek Augustyn)

Jakarta, pmp – Kebiasaan tidur malam atau tidur siang terlalu lama ternyata justru meningkatkan risiko terserang stroke. Kebiasaan tidur malam lebih dari 9 jam meningkatkan risiko stroke hingga 23%, sedangkan tidur siang lebih dari1,5 jam meningkatkan risiko stroke hingga 24%.

Penelitian berjudul ‘Sleep Duration, Midday Napping, and Sleep Quality and Incident Stroke’ dilakukan terhadap 31.570 orang di China. Hasilnya telah dipublikasikan di jurnal ‘Neurology’ yang diterbitkan The Medical Journal of The American Academy of Neurology.

Menurut Xiaomin Zhang, MD, PhD, ketua peneliti dari Universitas Sains dan Teknologi Huazhong di Wuhan, China, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami bagaimana tidur siang yang panjang dan tidur lebih lama di malam hari dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke.

Baca Juga :   Anaknya Terserang Stroke di Usia 10 Tahun, Ibu Ini Berharap Para Ortu Waspada

“Tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang terbiasa tidur lama memiliki perubahan yang tidak menguntungkan terkait kadar kolesterol dan peningkatan lingkar pinggang atau kegemukan. Dan keduanya adalah faktor penyebab risiko stroke,” katanya.

Masih menurut Zhang, kebiasaan tidur terlalu lama baik malam atau siang hari menunjukkan gaya hidup yang tidak aktif. “Dan secara keseluruhan, hal itu terkait dengan peningkatan risiko stroke,” ujarnya.

Tidur 6 Jam Aman

Mereka yang menjadi sampel pada penelitian adalah para pensiunan di China. Agar penelitian tentang hubungan antara durasi tidur malam, tidur siang, kualitas tidur, dan perubahan durasi tidur dengan kejadian stroke lebih akurat, para peneliti mempergunakan data tentang obesitas, diabetes, sindrom metabolik, penyakit kardiovaskular dan penyakit kronis lainnya dalam populasi pensiunan warga Tiongkok.

Baca Juga :   Efek Samping Kemoterapi Tak Lagi Menakutkan

Dari total 31.570 orang, para peneliti  menemukan 1.557 orang terkena stroke. Sebanyak 1.438 kasus diklasifikasikan sebagai stroke yang pasti, sementara 119 sisanya dianggap masih kemungkinan stroke.

Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang tidur malam lebih dari 9 jam memiliki risiko 23% lebih tinggi mengalami stroke dibandingkan mereka yang tidur 7 hingga 8 jam per malam. Hal yang menarik, tidur kurang dari 6 jam per malam tidak memiliki efek signifikan pada risiko stroke. Sedangkan untuk kebiasaan tidur siang, mereka yang tidur siang selama lebih dari 90 menit justru berisiko 25% lebih tinggi mengalami stroke.(bhimo)