PenaMerahPutih.com
HeadlineIndeksNusantara

Investasi Rp 7,19 Triliun Kepulauan Banyak, Masyarakat Aceh Singkil Harus Terima Manfaat Terbesar

Investasi UEA Kepulauan Banyak Singkil
Indahnya pemandangan senja di Pulau Tailana, salah satu pulau di Kepulauan Banyak Kabupaten Aceh Singkil. (dok pmp)

Singkil, pmp – Komunitas Warga Aceh Singkil Lintas Sektoral dan Generasi (Kowas LSG) menyambut positif rencana investor asal Uni Emirat Arab (UEA) menanam investasi bidang pariwista senilai US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,19 triliun di Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Masyarakat Aceh Singkil harus menangguk manfaat terbesar dari proyek tersebut.

“Kami Kowas LSG tentu menyambut baik dan berterima kasih atas rencana investasi di Kepulauan Banyak karena artinya bakal mendorong sektor pariwisata di Aceh Singkil,” kata dr H Syahyuril, Ketua Harian Kowas LSG di Singkil pada Selasa (9/3/2021).

Baca juga : Sandiaga Perkenalkan 10 Desa Wisata ‘Surga yang Tersembunyi’, Kepulauan Banyak Salah Satunya

Menurut Syahyuril, Pemkab Aceh Singkil harus sigap mempersiapkan segala sesuatunya agar proyek pembangunan resor yang kabarnya bakal dimulai Mei 2021 tersebut benar-benar membawa kemaslahatan dan manfaat yang sebesar-besarnya buat masyarakat Aceh Singkil.

“Tentu kami berharap keberadaan proyek tersebut sejak awal hingga nantinya terealisasi, bakal mampu meningkatkan perekonomian dan membawa kesejahteraan masyarakat Aceh Singkil. Misalnya di awal bisa menyerap banyak tenaga kerja masyarakat sekitar,” harapnya.

Baca Juga :   Sandiaga Perkenalkan 10 Desa Wisata ‘Surga yang Tersembunyi’, Kepulauan Banyak Salah Satunya

Sementara kepada masyarakat, Kowas LSG berpesan agar tak semata menjual tanahnya kepada investor.

“Bakal lebih bijak jika masyarakat menyewakan tanahnya atau dengan konsep kerja sama, sehingga secara jangka panjang tetap memiliki hak atas tanah tersebut yang juga berarti tak pernah kehilangan tanah, karena  tanah tersebut nilainya ke depan dipastikan bakal semakiin tinggi,” kata Syahyuril.

Murban Energy UEA Kepulauan Banyak
Tim Murban Energy survei di Kepulauan Banyak. (Harianaceh.go.id)

Resor Mewah Kepulauan Banyak

Rencana pembangunan proyek resor UEA di Kepulauan Banyak ditandai dengan perjanjian Letter of Intent (LOI)yang ditandatangani Gubernur Aceh Nova Iriansyah dengan Amine Abide, Direktur Eksekutif Murban Energy, perusahaan asal UEA yang berpengalaman membangun resor mewah di Maladewa.

Penandatanganan disaksikan Menteri Energi dan Infrastruktur UAE Suhail Al-Mazroui dan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta pada Jumat (5/3/2021).

Baca Juga :   Pengurus HIPMI Aceh Singkil Dilantik, Ahmad Hariono Jadi Ketua Umum

Perjanjian tersebut bagian dari kesepakatan senilai US$ 22,9 miliar yang telah disepakati selama kunjungan Presiden Indonesia Joko Widodo ke Abu Dhabi pada Januari tahun lalu. Kesepakatan investasi yang mencakup energi, infrastruktur dan pertambangan tersebut kabarnya merupakan terbesar dalam sejarah Indonesia.

Menurut Menko Luhut Pandjaitan, proyek pengembangan resor pariwisata yang bernilai antara US $ 300 juta dan US$ 500 juta diharapkan dimulai di Kabupaten Aceh Singkil pada bulan Mei mendatang.

“Saya pikir dalam waktu dua bulan, kita bisa melihat kemajuan proyek ini di kawasan Singkil,” kata Luhut saat konferensi pers bersama Menteri Suhail Al-Mazroui seusai penandatanganan.

Sementara Suhail Al-Mazroui mengatakan, dia dan anggota delegasinya berada di Indonesia untuk menghadiri rangkaian acara ‘Indonesia-Emirati Amazing Week’ yang diadakan di Jakarta, Solo, Bandung dan Surabaya pada 1-8 Maret 2021.

Menurutnya, beberapa pulau di lepas pantai utama Aceh atau kawasan Kepulauan Banyak Aceh Singkil telah diidentifikasi untuk pembangunan resor.

Baca Juga :   Aceh Singkil Tahunan Termiskin, Para Tokoh Masyarakat Dirikan Kowas-LSG

“Mudah-mudahan tim bisa merampungkannya dan selanjutnya kita akan melangkah ke tahap selanjutnya untuk mendapatkan kesepakatan yang pasti,” katanya seperti dilansir Arab News.

Menurut Husin Bagis, Duta Besar RI untuk UEA, salah satu pertimbangan mengembangkan proyek di Aceh adalah jarak tempuh lima jam dari UEA menggunakan pesawat. Amine Abide, Direktur Eksekutif Murban Energy, telah mengunjungi tujuh pulau di Kabupaten Aceh Singkil yang masuk dalam daftar proyek.

Pada Rabu 3 Maret 2021, Amine Abide dan tim Murban Energy telah melakukan survei tujuh pulau d Kepulauan Banyak, yakni Pulau Ujung Batu, Balai, Orongan, Balong, Tambarat, Pulau Asok dan Sikandang.

“Sebenarnya ada tiga sektor area Kepulauan Banyak, yakni 13 pulau yang ingin di survei, namun hanya tujuh pulau yang sempat dikunjungi,” kata Surkani, Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Aceh Singkil saat konfrensi pers di Pendopo Bupati, Kamis 4 Maret 2021. (bim)