PenaMerahPutih.com
Headline Indeks Nusantara

SIG Gelar Pelatihan UMKM Peternakan agar Lebih Produktif dan Kreatif

Para peternak peserta pelatihan SIG melihat peternakan terpadu di Kelompok Lembu Jaya Pangestu Balongpanggang
Para peternak peserta pelatihan di Gresik diajak melihat pengelolaan peternakan terpadu di Kelompok Lembu Jaya Pangestu Balongpanggang.(Humas SIG)

Gresik, pmp – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui SIG Mandiri menggelar pelatihan peternakan terpadu sebagai upaya pemberdayaan serta peningkatan kompetensi para peternak, khususnya UMKM mitra binaan SIG sektor peternakan di Gresik dan Tuban agar usahanya lebih produktif.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan bahwa kegiatan pelatihan terpadu bertujuan membina dan memberdayakan usaha peternakan agar lebih produktif. Peternak tidak hanya diajarkan bagaimana meningkatan produktivitas hewan ternak, namun juga cara mengelola limbah ternak agar lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.

“Melalui pelatihan diharapkan dapat melahirkan ekosistem pertanian dan peternakan terpadu, di mana semua bisa bermanfaat, mulai dari pakan ternak, hewan ternak, hingga limbah ternak bisa menjadi pupuk dan bio gas. Mudah-mudahan ilmunya bisa diterapkan untuk meningkatkan produktivitas usaha para ternak,” kata Edy Saraya.

Baca Juga :   Perkuat Pasar Tak Terdampak Corona, Penjualan SIG Naik 5,05 Persen

Pelatihan peternakan terpadu di Kabupaten Gresik diikuti 31 peternak yang berasal dari 13 desa atau kelurahan dari sembilan kecamatan, digelar di Aula Hotel Aston Gresik pada Senin-Selasa (27-28/9/2021).

Sedangkan pelatihan di Kabupaten Tuban diikuti 45 peternak yang berasal dari 12 desa dari Kecamatan Merakurak, Kerek, Semanding dan Plumpang, digelar di Hotel Mustika pada Rabu-Kamis (15-16/9/2021)

Materi pelatihan di antaranya budidaya ternak sapi, kambing, domba dan ayam, termasuk pengelolaan limbah peternakan agar bisa dimaksimalkan sebagai pupuk dan energi alternatif kebutuhan rumah tangga.

Selain teori peternakan terpadu, para peserta pelatihan di Gresik diajak turun langsung melihat pengelolaan peternakan terpadu di Kelompok Lembu Jaya Pangestu Balongpanggang, sedangkan peserta pelatihan di Tuban diajak ke UPT Pembibitan Ternak (PT) dan Hijauan Makanan Ternak (HMT) Dinas Peternakan Tuban.

Baca Juga :   Karyawan Perempuan Capai 20%, SIG Beri Kesempatan Sama Pengembangan Karier

Trainer pelatihan dari PT Swen Inovasi Transfer, Sri Wahyuni menjelaskan, usaha peternakan memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik.

“Selama ini peternak hanya mengandalkan cara konvensional. Padahal jika dikelola dengan baik, usaha peternak dapat lebih produktif sehingga mampu menambah penghasilan bagi mereka. Melalui pelatihan ini kami mengajak peternak lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan usahanya,” ujar Sri Wahyuni.

Nur Kholidah, pemilik peternakan kambing UD Arbai’i, Gresik, mengaku banyak mendapat ilmu terapan dari pelatihan, di antaranya lebih mengenal berbagai jenis kambing dan domba yang baik untuk dibudidayakan, atau pengolahan makanan agar kambing lebih tumbuh maksimal.

”Selain memperoleh ilmu, pelatihan ini menjadi wadah silaturahmi bagi peternak yang ada di Kabupaten Gresik sehingga kami dapat lebih menjalin sinergi sesama peternak untuk pengembangan usaha ke depan,” kata Nur Kholidah.(hps)