PenaMerahPutih.com
EkbisHeadlineIndeksPolkam

Gandeng Pemkot Lhokseumawe, PLN NP Siapkan Program Unggulan Tingkatkan Kemandirian Masyarakat

 Surabaya, PMP –  PLN Nusantara Power (PLN NP) selaku subholding pembangkitan di Asia Tenggara sekaligus pionir penerima PROPER Emas di PLN Grup secara kontinyu bersinergi dengan instansi daerah dimana unit pembangkitnya berada.

Kali ini, PLN NP melalui UP Arun menggelar rapat persiapan program kegiatan sosial masyarakat (CSR) dengan pemerintah Kota Lhokseumawe, Aceh. Penjabaran program dengan tujuan sinergi bersama, diterima langsung oleh PJ Walikota Lhokseumawe, Drs. Imran, M.Si.

PLN NP berkomitmen akan bertumbuh dan berkembang bersama lingkungan, masyarakat, sosial, serta komunitas diseluruh wilayah bisnisnya. Komitmen ini diwujudkan salah satunya melalui beragam program CSR yang ditujukan untuk pengembangan dan masayarkat demi tercapainya kualitas ekonomi yang lebih baik dengan berlandaskan kelestarian lingkungan.

Manajer Unit Pembangkit Arun, Sutryino menerangkan keterbukaan PLN NP dalam kesempatan untuk bersinergi membangun masyarakat, lingkungan, dan sosial yang lebih baik lagi.

Baca Juga :   PJB Simulasi Penggunaan GeNose C-19

“PLN NP senantiasa akan bersinergi dengan pemkot Lhokseumawe dalam melaksanakan program yang bersifat Empowerment. Nantinya program-program yang akan dilaksanakan akan berfokus pada peningkatan kapasitas/skill masyarakat seperti program Balai Pelatihan Masyarakat berbasis UMKM yang nantinya masyarakat akan mendapatkan skill sehingga bisa mandiri”, ujar Sutriyono, Senin (20/2/2023).

Menanggapi hal tersebut, Imran mewakili Pemerintah Kota Lhokseumawee juga menyampaikan apresiasi kepada PLN NP UP Arun atas langkah-langkah yang sudah dilaksanakan dalam memperhatikan dan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat selama ini seperti melaksanakan program-program yang dapat membantu pemerintah dalam menekan angka inflasi dan tingkat stunting.

PJ Walikota Lhokseumawe mengatakan perusahaan harus bersinergi dan bekolaborasi dalam melaksanakan program TJSL (CSR) yang berkelanjutan. Program tersebut harus Sustainable jangan hanya program yang bersifat kick & run.

Baca Juga :   PJB Gelar Halalbihalal Virtual, Ingatkan Disiplin Prokes

“Kalau memungkinkan perusahaan-perusahaan BUMN/BUMD yang ada di Lhokseumawe berkolaborasi dalam melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat yang berkelanjutan,” katanya.

Ruly Firmansyah, Direktur Utama PLN NP menyampaikan bahwa sudah menjadi tugas dan komitmen PLN NP untuk juga berkontribusi aktif dan mengerahkan karyawan terbaiknya untuk perkembangan masyrakat dan sosial di sekitar unit pembangkit.

Ruly juga menambahkan bahwa demi tercapainya tujuan tersebut, PLN NP juga akan bersinergi serta bahu membahu bekerja bersama instansi dan komunitas yang sejalan.

“Tidak hanya memiliki misi dalam memproduksi listrik yang andal, PLN NP turut percaya bahwa kunci keberhasilan dari Perusahaan adalah bersinergi dengan masyarakat sekitar melalui program CSR unggulan yang meningkatkan kapasitas masyarakat. PLN NP menerjunkan karyawan terbaiknya di bidang CSR untuk dapat membantu dan mendampingi masyarakat dan sosial di sekitar unit pembangkit. Harapan besar kami adalah sinergi dan saling bantu untuk kemajuan bersama”, terang Ruly

Baca Juga :   PT PJB Perkokoh Diri Jadi Pionir Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

UP Arun akan melaksanakan Program PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) / Balai Pelatihan untuk masyarakat Khususnya masyarakat Kecamatan Muara Satu Lhokseumawe dengan sasaran program adalah masyarakat yang sudah memasuki umur produktif namun belum memiliki skill untuk bisa meningkatkan pendapatan atau taraf hidup.

Program tersebut akan menggandeng mitra dari Muspika Kecamatan Muara Satu. Masyarakat akan dipilih dan secara bertahap akan diberikan pelatihan yang berbasis UMKM.

Adapun program pemberdayaan berikutnya adalah program Gampong Siaga Pangan. Program ini mendukung program pemerintah terkait Ketahan Pangan. Yang nantinya sebuah desa bisa mandiri pangan dengan memanfaatkan potensi asli desa.

Tujuan  dari program ini adalah pengembangan desa menjadi Desa Mandiri Pangan. Dengan memanfaatkan potensi atau SDA/SDM asli desa.(nas)