EkbisHeadlineIndeksTeknologi

Indosat Proyeksikan Lonjakan Trafik Data di Jatim Capai 12,2% Periode Ramadan dan Idul Fitri 1446 H

×

Indosat Proyeksikan Lonjakan Trafik Data di Jatim Capai 12,2% Periode Ramadan dan Idul Fitri 1446 H

Sebarkan artikel ini

 SURABAYA, PMP – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memproyeksikan lonjakan trafik data di wilayah Jawa Timr mencapai 12,2% karena ada peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri 1446 H, seiring meningkatnya kebutuhan koneksi stabil untuk panggilan, pesan, dan akses internet.

“Khusus wilayah Jawa Timur, lonjakan trafik data diproyeksikan mencapai 12,2% dibandingkan rata-rata tertinggi trafik harian. Pada hari Raya Idulfitri bahkan diperkirakan mencapai 21%, tertinggi akan terjadi di area Jombang, Lamongan, Malang, Bojonegoro, disusul Kediri,” kata Fahd Yudhanegoro, ECP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, di Surabaya pada Rabu (26/3/2025).

Fahd mengungkapkan terdapat 88 POI di wilayah Jawa Timur yang mengalami peningkatan kapasitas, mulai dari Balaikota Surabaya, Tugu Pahlawan, Rest Area KM 754 Sidoarjo, Tunjungan Plaza, Pelabuhan Tanjung Perak, Rest Area Tol Rembang-Pasuruan, Bandara Juanda Terminal 1 dan 2, Taman Safari Prigen, Taman Bungkul, hingga Wisata Alam Trawas dan Banyubiru.

Baca Juga :  Indosat Region Jatim Rayakan Harpelnas 2025 Beri Hadiah Spesial ke Pelanggan

“Kami memahami pentingnya konektivitas selama bulan Ramadan dan Idulfitri. Oleh karena itu, kami memastikan pelanggan dapat menikmati layanan yang stabil, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga, beribadah, maupun menjalankan aktivitas digital lainnya. Dengan jaringan yang kuat dan andal, Indosat menjamin setiap pelanggan dapat tetap terhubung tanpa hambatan hingga perayaan hari raya,” kata Fahd.

Untuk itu Indosat menggelar Ekspedisi Jaringan Andal guna memantau performa jaringan, sekaligus meningkatkan kapasitas serta cakupan layanan di berbagai titik keramaian guna memastikan pelanggan tetap menikmati koneksi yang stabil dan andal di manapun mereka berada.

Fahd mengatakan ekspedisi ini melibatkan dua rute utama, yakni Jakarta–Lampung–Palembang dan Jakarta–Jogja–Malang. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan di jalur strategis yang menjadi fokus perjalanan masyarakat saat mudik.

Indosat tidak hanya hadir untuk menyediakan konektivitas, tetapi juga menjadi jembatan silaturahmi yang mempererat tali persaudaraan di momen penuh berkah.

Baca Juga :  Fokus Produk Sederhana, Pelanggan Indosat Ooredoo Bertambah Menjadi 60,3 Juta Orang

Di momen Ramadan ini, Indosat kembali mengenalkan Unparalleled Network Services Guaranteed, sebuah jaminan jaringan yang dikelola dengan teknologi mutakhir guna memberikan performa terbaik bagi pelanggan. Dengan bantuan AI, Indosat mampu memprediksi lonjakan trafik, mengoptimalkan kapasitas jaringan, mengurangi downtime, serta mempercepat penyelesaian gangguan.

Peningkatan Kapasitas Jaringan

Fahd mengatakan Indosat juga melakukan peningkatan kapasitas pada sejumlah rest area jalan tol hingga seluruh stasiun, bandara, dan terminal di Provinsi Jawa Timur.

Untuk mendukung komunikasi pelanggan, dilakukan peningkatan jaringan dengan menambah kapasitas di 1.900 sites BTS di wilayah Jawa Timur, atau sekitar 29% dari keseluruhan sites BTS di wilayah ini. Selain itu, cakupan diperluas melalui penambahan 14 mobile BTS diantaranya di Alun-alun Tuban, Pantai Kelapa Tuban, Alas Pinus Trawas, Penanjakan Bromo, Ngawi, Tuban, Situbondo, Probolinggo, Batu, hingga Mojokerto. Indosat juga menyiagakan command center di gedung kantor Kayoon, Surabaya dan Malang.

Baca Juga :  Buka Pendaftaran ICH, Indosat Berdayakan Anak Muda Jadi Kreator Konten

Indosat memproyeksikan lonjakan trafik data nasional tertinggi harian selama Ramadan mencapai 14,6% dibandingkan rata-rata trafik harian, dengan puncaknya terjadi menjelang Idulfitri.

Untuk mengantisipasi lonjakan ini, dari sisi kesiapan infrastruktur jaringan, Indosat meningkatkan kapasitas jaringan melalui optimalisasi BTS (Base Transceiver Station), MBTS (Mobile Base Transceiver Station), serta pemantauan trafik secara real-time. Optimalisasi ini mencakup 632 titik keramaian (Point of Interest/POI), 68 rute strategis, 29 jalur tol, 30 jalur non-tol, dan 9 jalur kereta api.

Seiring tren peningkatan layanan digital, beberapa aplikasi diperkirakan mengalami peningkatan penggunaan tertinggi selama Ramadan, termasuk TikTok, YouTube, Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Sementara itu, Mobile Legends, Roblox, Free Fire, PUBG, dan Call of Duty diprediksi menjadi game paling populer selama periode ini. (hap)