EkbisHeadlineIndeksIndustri

Gerojok Pasar dengan Produk Baru, Siantar Top Optimis Tahun Ini Tumbuh Dobel Digit

×

Gerojok Pasar dengan Produk Baru, Siantar Top Optimis Tahun Ini Tumbuh Dobel Digit

Sebarkan artikel ini

 SURABAYA, PMP –  PT Siantar Top (STTP), produsen makanan ringan optimis tahun ini penjualan bisa tumbuh dua digit di tengah tekanan pasar baik dalam negeri dengan pelemahan daya beli serta memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah

“Tahun ini kami menyiapkan sekitar 5-6 varian baru sebagai produk andalan untuk memperkuat pasar dan mendorong penjualan tahun ini baik dalam negeri maupun perluasan ekspor. Harapannya bisa tumbuh dua digit,” kata Direktur Utama Siantar Top Armin paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan di Surabaya, Kamis (19/6/2025).

Armin menyebut produk baru baik di lini produk biskuit dan wafer, mie, maupun kerupuk. Namun, pihaknya akan selektif memilih momentum yang tepat untuk meluncurkan produk tersebut, sambil mencermati dinamika ekonomi dan daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Suparma Tak Bagikan Dividen, Laba 2024 untuk Investasi Mesin

 

“Ada beberapa rencana pengembangan produk. Tapi kami lihat momentum. Kalau waktu peluncurannya itu situasi pasar dan ekonomi lagi nggak bagus, bisa sia-sia. Kalau bagus, kami akan lakukan,” ujar Armin.

Untuk mencapai target tahun ini,  perseroan menyiapkan belanja modal (capex) sekitar Rp 200 miliar,  di mana Rp 150 miliar untuk pengembangan bisnis anak usaha, dan sebesar Rp 50 miliar untuk memperkuat operasional dan rencana penambahan kapasitas produksi.

“Dana capex diambilkan dari laba bersih perseroan tahun 2024. Sehingga pada RUPS ini disepakati tidak membagikan dividen, karena laba bersih ditahan untuk modal kerja dan kas perseroan,” imbuhnya.

Direktur PT Siantar Top Tbk, Suwanto menambahkan, untuk pengembangan pasar ekspor, perseroan terus menjajaki peluang masuk ke negara baru, yakni di kawasan Timur Tengah, salah satunya Oman.

Baca Juga :  Alihkan Ekspor ke Asia Afrika, Sekar Laut Optimis Pendapatan 2026 Bisa Tumbuh 10%

“Kami melihat peluang di mana yang bisa dimasuki. Meski saat ini Timur Tengah ada gejolak, namun potensinya cukup bagus. Selain Timur Tengah kami juga perluas pasar ekspor yang sudah ada dengan memperkuat kerja sama dengan distributor di negara tersebut, seperti di Filipina dan Malaysia,” ujarnya.

Pada tahun 2024, kontribusi penjualan ekspor perseroan sebesar 18,19%, dan penjualan lokal sebesar 81,81%. Tujuan utama ekspor berada di kawasan Asia seperti Korea Selatan, China, Taiwan, dan Timur Tengah, selain juga Kanada.

Sementara itu berdasarkan laporan keuangan perseroan, sepanjang tahun 2024 penjualan Siantar Top sebesar Rp 4,96 triliun, meningkat 4,20% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan penjualan tahun 2023, yang sebesar Rp 4,76 triliun.

Baca Juga :  Tips Jaga Pola Makan Seimbang saat Lebaran 

Penjualan tersebut didapat dari penjualan produk ke pasar lokal sebanyak Rp 4,05 triliun atau tumbuh 1,50% (YoY). Sedangkan penjualan ekspor STTP melonjak 16,55% (YoY) menjadi sebesar Rp 902,14 miliar.

Sementara laba bersih perseroan tahun 2024 tercapai Rp 1,31 triliun, meningkat 43,22% dibandingkan laba bersih tahun 2023 yang sebesar Rp 917,69 miliar. (hap)