
Jakarta, pmp – Megawati Soekarnoputri (73), Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), tak bisa menahan air mata mengenang pesan Bung Karno, ayahandanya yang juga Proklamator dan Presiden RI pertama, saat pidato politik secara daring HUT ke-48 PDI Perjuangan, Minggu (10/1/2021).
“Saudara-saudara, beberapa hari ini saya merenung. Saya mencoba menggali kembali lembar-lembar perjalanan kehidupan politik yang telah saya lewati. Perenungan spiritual itu mengantarkan saya pada memori terdalam tentang cita-cita dan gagasan politik seorang lelaki, yang saya panggil Bapak Bung Karno,” kata Megawati mulai terbata menahan emosi seperti dikutip Antara.
Sejurus kemudian, Presiden kelima itu terdiam dan kemudian terisak menyebut Ir Soekarno sebagai Bapak yang telah menempanya sejak kecil untuk hidup di jalan pengabdian kepada tanah air dan bangsa.
“Bapak mengatakan: Saya memohon kepada Allah Subhanahu Wataala, tetapkanlah kecintaanku kepada tanah air dan bangsa selalu menyala-nyala di dalam saya punya dada, sampai terbawa masuk ke dalam kubur saat Allah memanggilku pulang,” kata Megawati mengenang pesan Bung Karno.
Megawati mengatakan, pesan Bung Karno itu pernah disampaikannya secara terbuka pada HUT Ke-47 PDI Perjuangan pada tahun 2019. Dua bulan setelah itu, Indonesia diguncang virus COVID-19.
“Bukan hanya Indonesia, tetapi juga dunia. Dunia dipaksa masuk pada sebuah peradaban baru yang justru seharusnya membuka mata batin, pikiran dan jiwa kita. Inilah saatnya kita untuk benar-benar konsisten dan sungguh-sungguh menjalankan Pancasila. Pancasila jangan menjadi jargon. Bangsa ini sangat butuh Pancasila diimplementasikan,” tegas Megawati.
Menurutnya, keimanan setiap manusia sedang diuji Allah SWT. Manusia harus berjuang dengan ikhtiar dan tawakal dalam semangat persatuan.
“Hidupkan semangat kekeluargaan dan gotong royong yang dipimpin oleh suatu kebijaksanaan, yang mengupayakan negara tetap dapat memelihara hidup dan penghidupan, yang sejahtera, tertib dan damai. Suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambah Megawati.
Peringatan HUT ke-48 PDI Perjuangan diikuti secara daring seluruh kader banteng mulai dari DPP (pusat), DPD (provinsi), DPC (kabupaten atau kota), hingga ranting (kecamatan). Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dan jajaran Kabinet Indonesia Maju juga mengikuti acara tersebut.(bim)












