EkbisHeadlineIndeksIndustri

Ditjen Migas Sidak Lembaga Penyalur LPG di Tuban

×

Ditjen Migas Sidak Lembaga Penyalur LPG di Tuban

Sebarkan artikel ini

TUBAN, PMP – Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pertamina Patra Niaga  Bersama meninjau penyaluran LPG di Kabupaten Tuban  pada akhir pekan lalu.

Dirjen Migas ESDM, Laode Sulaeman, menyampaikan, peninjauan dilaksanakan bersama Pertamina Patra Niaga di wilayah Jatimbalinus sebagai bentuk sidak terkait pasokan dan distribusi LPG, mulai dari hulunya yaitu SPBE.

“Di SPBE, kami temukan semuanya lancar dan pasokan aman. Selanjutnya kami juga mengunjungi pangkalan dan mewawancarai pembeli dan disampaikan sempat terjadi antrean pada Senin dan Selasa, namun setelahnya, alhamdulillah sudah aman. Tidak ada antrean lagi dan semua terlayani dengan baik,” ungkap Laode dalam keterangan yang dikutip Selasa (14/4/2026).

Kegiatan peninjauan dilaksanakan di lembaga penyalur LPG Pertamina, mulai dari SPBE hingga ke distribusi akhir di pangkalan. Kegiatan diawali dengan kunjungan ke SPBE PT Purbaya Bagelen Mandiri yang bertempat di Minohorejo, Kecamatan Widang. Peninjauan difokuskan pada pemeriksaan sarana dan prasarana SPBE guna memastikan seluruh operasional berada dalam keadaan yang optimal guna penyaluran LPG ke masyarakat.

Baca Juga :  Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Jatim Aman

Sementara itu dilakukan juga peninjauan pada pangkalan LPG, yakni Pangkalan Dwi Nuriana Mujiroh dan Pangkalan Sukadir yang bertempat di Kebonsari, Kecamatan Tuban.

Pada pangkalan tersebut, Dirjen Migas melakukan pemantauan guna memastikan LPG bersubsidi 3 kg yang disalurkan telah sesuai dengan ketentuan, khususnya dari sisi kualitas dan kuantitas. Selain itu, dilakukan diskusi dengan para pemilik pangkalan terkait koordinasi dalam menjaga kelancaran distribusi LPG di Kabupaten Tuban.

Selanjutnya Laode juga menyampaikan, semoga kedepannya pasokan dan distribusi tetap berjalan lancar, karena kapal juga sudah sandar dan semoga tidak ada kendala lagi.

“Jadi kami harapkan kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying, karena stoknya ada,” tambah Laode.

Baca Juga :  MyPertamina Iming-Imingi Hadiah Haji Furoda

Senada dengan Dirjen Migas ESDM, Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto menyampaikan bahwa Pertamina terus memastikan distribusi LPG berjalan optimal di seluruh wilayah.

“Pada Sabtu (11/4) Pertamina Patra Niaga bersama Ditjen Migas melakukan pengecekan stok dan kesiapan distribusi LPG, khususnya di wilayah Tuban,” kata Eko.

Eko menegaskan kegiatan peninjauan ini dilaksanakan menindaklanjuti pemberitaan yang beredar terkait antrean yang cukup panjang di wilayah Tuban untuk mendapatkan LPG 3 kg.

“Kita melakukan pengecekan langsung, tidak hanya di pangkalan tetapi juga SPBE dan alhamdulillah per hari ini (11/4) kondisi semua normal dan tidak ada antrean. Selanjutnya stok LPG kita jaga dan siapkan untuk selalu tersedia di pangkalan. Masyarakat kami imbau tidak perlu panic buying ataupun membeli berlebihan, cukup dengan penggunaan wajar saja. Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menyediakan LPG 3 kg tidak hanya di wilayah Tuban, tetapi seluruh Regional Jatimbalinus,” terang Eko.

Baca Juga :  Harga Pertalite Tetap, Pertamina Justru Turunkan Pertamax Turbo Per 1 September 2022

Eko menambahkan kunjungan ini menunjukkan sinergi dan pengawasan langsung bersama pemerintah dalam menjaga kelancaran dan kesiapan pasokan LPG.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjaga ketersediaan energi secara merata dengan dukungan sistem distribusi yang terintegrasi serta pengawasan berkelanjutan,” ujar Eko.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan ketersediaan LPG di wilayahnya dalam kondisi terjaga dan mencukupi. Koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah dan mitra usaha terus diperkuat guna menjaga kelancaran distribusi energi. Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan LPG secara bijak dan tepat agar distribusi energi dapat lebih merata dan berkelanjutan. (hap)