EkbisHeadlineIndeksIndustri

PLN UIT JBM Resmi Kelola 83 Tower Transmisi Aset PLTP Ijen Banyuwangi

×

PLN UIT JBM Resmi Kelola 83 Tower Transmisi Aset PLTP Ijen Banyuwangi

Sebarkan artikel ini

 SIDOARJO, PMP — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) resmi dapat mengelola dan mengoperasikan sebanyak 83 momentum penting dalam pengelolaan infrastruktur transmisi menyalurkan tenaga listrik yang bersumber dari  Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen di Banyuwangi.

Momentum penting dalam pengelolaan infrastruktur transmisi tersebut setelah PLN UIT JBM bersama PT Medco Cahaya Geothermal (PT MCG) menandatangani Berita Acara Serah Terima Aset Special Facilities sebagai bagian dari rangkaian penyelesaian pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan PLTP Ijen Unit #1 Banyuwangi.yang berlangsung di Sidoarjo, pada Selasa (11/8/2026).

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan bahwa serah terima aset Special Facilities ini menjadi bagian penting dalam memastikan infrastruktur transmisi yang mendukung PLTP Ijen dapat dikelola secara optimal, andal, dan berkelanjutan.

“Serah terima 83 tower transmisi SUTT 150kV PLTP Ijen-Banyuwangi dan 2 bay line di GI 150kV Banyuwangi ini bukan hanya menjadi penanda selesainya salah satu tahapan proyek, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab PLN UIT JBM untuk memastikan infrastruktur tersebut dapat dioperasikan dan dipelihara secara optimal. Keandalan jaringan transmisi menjadi kunci agar energi yang dihasilkan PLTP Ijen dapat disalurkan secara aman dan berkelanjutan kepada sistem kelistrikan,” ujar Ika dikutip Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga :  PLN UIT JBM Tingkatkan Kompetensi Digital Tenaga Pengajar Sampang Madura

PLTP Ijen Unit #1 yang dikelola PT MCG memiliki kapasitas 34 megawatt (MW) dan menjadi salah satu pembangkit energi panas bumi yang berkontribusi dalam mendukung pengembangan energi bersih di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Penyelesaian infrastruktur special facilities PLTP Ijen merupakan hasil dari proses pembangunan dan kolaborasi yang telah berlangsung sejak 2024. Rangkaian serah terima proyek special facilities diawali dengan kick off meeting pada November 2024, kemudian dilanjutkan dengan Commercial Operation Date (COD) PLTP Ijen pada Februari 2025, hingga akhirnya memasuki tahapan serah terima aset Special Facilities kepada PLN.

Ika menambahkan, PLN terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi melalui pengembangan dan pengoperasian infrastruktur ketenagalistrikan yang mampu mengakomodasi pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT).

Baca Juga :  Kunker Komisi VII DPR, PLN Paparkan Kesiapan Listrik Jawa Bali Selama Ramadan-Idul Fitri 1445 H

“PLN tidak hanya berkomitmen menyediakan listrik yang andal, tetapi juga terus mendorong terwujudnya sistem kelistrikan yang semakin hijau. Masuknya energi panas bumi dari PLTP Ijen ke dalam sistem kelistrikan merupakan langkah nyata dalam mendukung pemanfaatan energi ramah lingkungan sekaligus memperkuat bauran energi bersih di Indonesia,” tambahnya.

Direktur Utama PT MCG Femi Firsadi Sastrena menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan PLN selama proses pembangunan PLTP Ijen. Menurutnya, dukungan PLN menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong penyelesaian proyek hingga dapat memasuki tahapan pengelolaan aset oleh PLN.

“Kerja sama yang baik antara PT MCG dan PLN telah memberikan dukungan yang sangat berarti dalam penyelesaian proyek PLTP Ijen Unit #1. Kami mengapresiasi sinergi yang telah terbangun dan berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat dalam mendukung pengembangan energi panas bumi dan energi bersih di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  PLN Diskon 50% Tarif Listrik Pelanggan Rumah Tangga Januari-Februari 2025

Dengan beroperasinya infrastruktur transmisi pendukung PLTP Ijen, PLN UIT JBM berkomitmen menjaga keandalan aset melalui pengoperasian dan pemeliharaan secara konsisten sesuai standar yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat memastikan energi listrik yang dihasilkan dari sumber panas bumi dapat tersalurkan secara optimal sekaligus memberikan kontribusi terhadap sistem kelistrikan yang lebih andal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Serah terima aset ini sekaligus mempertegas sinergi antara PLN dan pelaku usaha pembangkitan dalam mempercepat pemanfaatan potensi energi terbarukan nasional. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, PLN terus mendukung transformasi sektor ketenagalistrikan menuju sistem energi yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi. (hap)