HeadlineIndeksPolkam

Siagakan 1.452 Personel PLN UIT JBM Amankan Keandalan Listrik HUT ke-81 Kemerdekaan RI

×

Siagakan 1.452 Personel PLN UIT JBM Amankan Keandalan Listrik HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO, PMP — PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat kesiapan sistem kelistrikan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui masa siaga pasokan listrik pada 16–18 Agustus 2026.

Sebanyak 1.452 personel disiagakan dan tersebar di 22 posko siaga yang berada di wilayah Jawa Timur dan Bali selama 24 jam penuh untuk memastikan keandalan infrastruktur transmisi dan menjaga pasokan listrik tetap aman bagi masyarakat.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan masa siaga HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan momentum penting bagi PLN untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan hari kemerdekaan.

Baca Juga :  PLN UIT JBM Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pelanggan Tegangan Tinggi

“Kami memastikan seluruh aspek kesiapan, mulai dari personel, instalasi, peralatan pendukung hingga material cadangan, telah dipersiapkan secara optimal. Selama masa siaga, seluruh petugas akan bekerja 24 jam untuk memastikan infrastruktur transmisi dalam kondisi aman dan andal,” ujar Ika, Senin (17/8/2026).

PLN UIT JBM juga memperkuat langkah preventif dengan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat guna mencegah potensi gangguan yang berasal dari luar instalasi, seperti layang-layang, balon udara, serta benda asing lainnya yang dapat membahayakan jaringan transmisi.

Dalam pelaksanaannya, PLN UIT JBM berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah, termasuk pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan ruang bebas di sekitar jaringan transmisi tetap aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya aktivitas di sekitar infrastruktur ketenagalistrikan.

Baca Juga :  619 Tiang Listrik Berhasil Dipasang, Agam Sumbar Kembali Menyala

Untuk memperkuat respons apabila terjadi kondisi darurat, PLN UIT JBM turut menyiagakan berbagai peralatan pendukung, meliputi 12 unit crane, 8 unit manlift, 1 unit HV Test, 1 unit online washer, 3 unit ERS Tower, 4 unit Trafo Mobile, 15 unit Quick Response, serta 7 unit DC Mobile.

Tidak hanya personel dan peralatan, kesiapan juga diperkuat melalui penyediaan stok material cadangan (spare material) untuk mengantisipasi kondisi darurat dan mempercepat proses pemulihan apabila terjadi kegagalan pada peralatan. Penempatan material cadangan dilakukan dengan mempertimbangkan lokasi yang mudah diakses dan berada dalam jangkauan yang memungkinkan material segera diambil serta dimobilisasi ketika dibutuhkan.

Ika menambahkan, keandalan sistem kelistrikan tidak hanya bergantung pada kesiapan internal PLN, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepedulian masyarakat. Karena itu, PLN terus memperkuat langkah preventif melalui edukasi dan sosialisasi mengenai potensi bahaya aktivitas masyarakat di sekitar jaringan transmisi.

Baca Juga :  Srikandi PLN Goes to Unair, Kenalkan Kesetaraan Gender dalam Dunia Kerja

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keandalan listrik. Hindari menerbangkan layang-layang, balon udara, drone, atau menerbangkan benda apa pun di sekitar jaringan transmisi. Hal sederhana yang dilakukan masyarakat dapat memberikan dampak besar dalam menjaga sistem kelistrikan tetap aman dan andal,” katanya. (hap)