Nusantara

PU Bina Marga Jatim Kawal Kunjungan Wagub Tinjau Proyek Drainase Suhat Malang

×

PU Bina Marga Jatim Kawal Kunjungan Wagub Tinjau Proyek Drainase Suhat Malang

Sebarkan artikel ini

MALANG, PMP – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau langsung hasil pembangunan proyek drainase di Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Kota Malang, Selasa (13/1). Kunjungan tersebut dikawal oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Malang guna memastikan fungsi infrastruktur jalan tetap terjaga.

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Emil didampingi Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, serta dihadiri Kepala UPT PJJ Malang Ir. Aryo Yudhanto W., S.T., M.T. Peninjauan dilakukan untuk mengevaluasi hasil pekerjaan drainase sekaligus memastikan kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan teknis.

Proyek drainase di kawasan Jalan Soekarno-Hatta memiliki nilai anggaran sebesar Rp32 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur. Pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh Dinas PU Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur dan secara fisik telah dinyatakan selesai, namun masih berada dalam masa pemeliharaan selama satu tahun.

Baca Juga :  IM3 Ooredoo Hadirkan Collabonation Creative City di Kota Malang

Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Malang, Ir. Aryo Yudhanto W., ST., MT., bersama rombongan Wakil Gubernur Jawa Timur saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pekerjaan drainase di Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Kota Malang.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah catatan teknis, di antaranya lubang saluran yang terisi pasir dan sedimen, serta posisi titik tangkapan air yang tidak sejajar dengan permukaan aspal jalan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kinerja sistem drainase apabila tidak segera ditindaklanjuti.

“Ada titik tangkapan air yang posisinya tidak sejajar dengan jalan. Ini harus diperbaiki agar fungsi saluran maksimal dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujar Emil di sela peninjauan.

Emil menegaskan bahwa seluruh perbaikan masih menjadi tanggung jawab penyedia jasa karena proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kata dia, akan terus mengawal proses perbaikan agar tujuan pembangunan drainase, yakni mengurangi potensi genangan dan banjir di kawasan Suhat, dapat tercapai secara optimal.

Baca Juga :  Polresta Malang Ringkus Pelaku Elpiji Subsidi Oplosan

Sementara itu, Kepala UPT PJJ Malang Ir. Aryo Yudhanto W., S.T., M.T. menjelaskan bahwa meskipun Jalan Soekarno-Hatta merupakan ruas jalan kewenangan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, pelaksanaan konstruksi drainase sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur.

“Dari PU Bina Marga, kami mengawal pengamanan fungsi jalan, kesiapan utilitas, serta memastikan ruas tetap aman selama pekerjaan berlangsung. Untuk pekerjaan konstruksi drainase sepenuhnya dilaksanakan oleh PU SDA,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergi lintas perangkat daerah sangat diperlukan agar pembangunan infrastruktur tidak mengganggu fungsi jalan yang menjadi akses vital di Kota Malang. Pada tahun ini, kawasan Jalan Soekarno-Hatta juga direncanakan akan dilanjutkan dengan pembangunan fasilitas trotoar.

Baca Juga :  DFSK Hadirkan Diler One Stop Servis di Malang  

“Kami siap mengawal pekerjaan lanjutan agar tetap memperhatikan aspek keselamatan, fungsi utilitas jalan, dan kenyamanan pengguna,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Emil juga mengapresiasi percepatan penyelesaian proyek drainase yang dinilai mampu meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan pelaku usaha di sekitar lokasi. Berdasarkan dialog dengan warga, dampak positif pembangunan mulai dirasakan, terutama dalam mengurangi genangan saat hujan turun.

Selain itu, Emil mengingatkan pentingnya penataan dan pengawasan ruang publik, khususnya area pedestrian, agar tidak disalahgunakan untuk parkir maupun pemasangan atribut yang tidak semestinya. Ke depan, koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Malang akan terus diperkuat, terutama terkait pengaturan lalu lintas dan penjadwalan pekerjaan infrastruktur lanjutan.

Reporter : Senario
Editor : Subardi, SE