‘Colour to Life’ Integrasikan Menggambar Konvensional dengan Teknologi Digital

April 7, 2018

Yandarmin Halim dan Richard Panelewen saat peluncuran ‘Colour to Life’, di Jakarta, Sabtu (7/4/2018).

Jakarta, PMP –  Faber-Castell meluncurkan produk Colour to Life (CTL) yang memadukan kegiatan menggambar konvensional dengan teknologi digital. Tujuannya agar anak-anak zaman sekarang tak hanya bermain ponsel pintar atau gawai, tapi tetap berminat dengan kegiatan menggambar atau mewarnai.

Faber-Castell sebagai produsen alat tulis terbesar dan tertua, terus melakukan inovasi untuk menghadirkan produk-produk terbaiknya. Kini diluncurkan CTL yang memadukan kegiatan menggambar secara konvensional dengan kemajuan teknologi Augmented Reality (AR).

“Derasnya pengaruh arus digitalisasi dan gawai membuat orang tua tidak mungkin bisa melarang anak untuk tidak menggunakan gawai sama sekali,” kata Yandramin Halim, Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, saat peluncuran CTL, di Gramedia Central Park, Jakarta, Sabtu (7/4/2018).

Menurut Yandramin, orang tua harus bijaksana dengan menyimbangkan penggunaan gawai dengan kegiatan nongawai seperti menggambar dan mewarnai konvensional yang justru mengasah kreativitas dan bisa menjadi sarana relaksasi bagi anak.

“Produk CTL adalah upaya Faber-Castell untuk membuat kegiatan mewarnai makin menarik karena terhubungkan dengan dunia digital,” katanya.

Produk CTL membuktikan bahwa anak-anak tetap bisa menjadi subjek dan bukan sepenuhnya objek dari mainan digital. Anak-anak bisa diarahkan ke dunia digital dengan berperan sebagai kontributor.  Mereka mensupplai karakter atau objek yang telah mereka warnai untuk dipakai dalam game yang disediakan.

“Di sisi lain, game yang kita berikan justru berfungsi untuk stimulasi otak dan melatih konsentrasi,” kata Halim.

Latih Konsentrasi dan Motorik

Menurut Richard Panelewen, Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dalam buku mewarnai CTL dapat membuat  karakter yang diwarnai lebih hidup.

“Selain dapat diwarnai, CTL memiliki kelebihan lain yakni karakter dapat dimainkan serta dapat juga berswafoto,” katanya.

Para pengguna CTL nantinya harus terlebih dahulu mengunduh aplikasi CTL yang sudah tersedia di App Store maupun Google Play store. “Selanjutnya aplikasi CTL tersebut dihubungkan dengan buku CTL melalui pindai dan siap dimainkan,”” papar Richard.

Produk CTL terdiri atas lima game,  yakni Giddy Up, Pogo Boy, Dress Up Challenge, Balance Your Brain, serta Safe Flight. Terdapat 15 gambar yang dapat diwarnai dengan produk connectorpen yang sudah terdapat di dalamnya.

Adapun lima game yang terdapat di buku, masing-masing memiliki karakter dan manfaat tersendiri.  Safe Flight, Giddy Up, dan Pogo Boy dapat melatih konsentrasi dan motorik. Sedangkan Dress up Challenge dan Balance Your Brain mempunyai keunggulan melatih keseimbangan otak kiri & kanan.

Buku CTL mulai dapat dibeli pada April 2018 di semua jaringan Gramedia atau Official Store Faber-Castell di Tokopedia, Buka Lapak dan Blibli.(bhimo)