PenaMerahPutih.com
Headline Indeks Polkam

Baca Tahlil Malam Hari di Makam Korban COVID-19, Hukuman Pelanggar di Sidoarjo

COVID-19
Para pelanggar protokol kesehatan membaca tahlil dan berdoa malam hari di pemakaman khusus para korban COVID-19 di pemakaman Delta Praloyo.(Polresta Sidoarjo)

Sidoarjo, pmp – Bertujuan memberi efek jera dan memberi pesan moral bahwa ancaman COVID-19 nyata, Polres Kota Sidoarjo Jawa Timur memberi hukuman para pelanggar protokol kesehatan membaca tahlil dan berdoa malam hari di pemakaman khusus para korban COVID-19.

Pada Jumat malam lalu (4/9/2020),  sebanyak 54 orang pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mayoritas abai kenakan masker, mendapatkan hukuman doa bersama di pemakaman Delta Praloyo.

“Rupanya hukuman sosial membersihkan fasilitas umum yang selama ini diterapkan belum memberi efek jera pelanggar protokol kesehatan, sehingga kami berinisiatif menyuruh para pelanggar berdoa bersama di makam khusus korban COVID-19 di Sidoarjo ini,” kata Kombes Pol Sumardji, Kepala Polresta Sidoarjo seperti dikutip Antara.

Menurut Kapolresta, para pelanggar itu terjaring razia jam malam yang digelar petugas gabungan polisi, TNI dan Satpol PP di warung kopi dan kafe. Mereka yang tak bermasker segera dijaring.

Baca Juga :   Attack Rate Corona di Surabaya Tertinggi, Presiden Beri Jatim Tenggat 2 Minggu

“Warga Sidoarjo masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan. Kedisiplinan warga masih kurang, terutama yang tidak menggunakan masker dan melanggar jam malam,” tambahnya.

Masih menurut Kapolresta, sanksi berdoa malam hari di area pemakaman khusus korban COVID-19  untuk menunjukkan kepada para pelanggar bahwa ancaman virus Corona tak sekedar isapan jempol.

“Selain agar mereka jera. Kami harapkan jadi pesan moral ke warga Sidoarjo bahwa bahaya COVID-19 itu nyata,” tegasnya.

Sementara itu, David, warga yang terjaring razia mengaku sangat kapok dan berjanji tidak akan lagi melanggar protokol kesehatan.

“Saya merasa takut mas, malam-malam ngaji bareng baca tahlil di tengah pusara pasien COVID-19,” katanya.

Sampai Jumat lalu, jumlah pasien positif COVID-19 di Sidoarjo mencapai 5.327 orang dan meninggal dunia 345 orang. (hps)