PenaMerahPutih.com
Headline Indeks Polkam

OJK dan BI Dukung Pemprov Jatim Vaksinasi COVID-19 Pelaku Industri Jasa Keuangan

Para insan pelaku jasa keuangan mendapat faslitas vaksinasi COVID-19 agar bisa  memberi layanan optimal kepada masyarakat Jawa Timur.

Surabaya, pmp – Otoritas Jasa Keuangan Regional 4 Jawa Timur bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur mendukung Pemprov Jawa Timur fasilitasi vaksinasi COVID-19 untuk 3.000 insan Industri Jasa Keuangan (IJK) yang meliputi Perbankan, Pasar Modal dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB).

“Vaksinasi ini sebagai bentuk dukungan Pemprov Jatim agar para pelaku industri jasa keuangan dapat berperan secara optimal pada upaya pemulihan ekonomi nasional,” kata  Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4/2021).

Saat ini terdapat 774 IJK berkantor pusat atau berkantor cabang di Jawa Timur yang memberikan layanan kepada masyarakat secara langsung. IJK tersebut juga berkontribusi langsung pada upaya pemulihan ekonomi di Jawa Timur melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), restrukturisasi dan program pemerintah lainnya.

Baca Juga :   OJK Stop Pemberian Izin Fintech Baru

“Itulah mengapa vaksinasi kepada insan IJK kami usulkan untuk masuk daftar prioritas,” kata Bambang pada kegiatan vaksinasi yang digelar di Gedung Binaloka Adhikara Surabaya, Senin (12/4/2021).

Tahap pertama pelaksanaan vaksinasi diberikan kepada 250 insan IJK dan akan terus dilakukan secara bertahap hingga mencapai 3.000 insan IJK. Upaya percepatan vaksinasikepada insan IJK akan terus dilakukan karena merupakan upaya paling efektif untuk mengatasi pandemi.

“Setelah vaksinasi, diharapkan layanan di sektor jasa keuangan dapat berjalan optimal,” harapnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, capaian vaksinasi di Jawa Timur per 19 Maret  2021 merupakan yang tertinggi secara Nasional yaitu mencapai 1.334.173 orang.

“Tingginya capaian pelaksanaan vaksinasi di Jawa Timur ini merupakan hasil kolaborasi dari  pemangku kepentingan di Jawa Timur,” kata Bambang. (hps)