PenaMerahPutih.com
Headline Indeks Tren

Swiss vs Spanyol : Lawan Tanpa Xhaka, Matador Berpeluang Pesta Gol Lagi

Granit Xhaka
Granit Xhaka yang jadi bintang Swiss kandaskan Perancis bakal tak bermain melawan Spanyol.(euro.com via getty image)

Jakarta, pmp – Tim Matador Spanyol bertarung kesetanan melawan Kroasia dengan terlebih dulu ketinggalan 3-1 untuk  kemudian melumat pasukan Zlatko Dali 3-5 melalui perpanjangan waktu untuk melaju ke perempat final EURO 2020 menghadapi Swiss di Saint Petersburg Stadium, Jumat malam (2/7/2021) pukul 23.00 WIB.

Anak asuh Luis Enrique sedang dalam puncak percaya diri setelah mencetak 10 gol dalam dua laga terakahir mereka di EURO 2020, yakni melumat Slovakia 0-5 di laga akhir Grup E untuk kemudian menghajar Krosia 3-5 di babak 18 besar.

“Perempat final tergantung pada kami, bukan lawan kami. Tidak masalah jika itu Perancis, Swiss, atau Ukraina. Kami di sini untuk menang, jadi kami harus menghadapi dan mengalahkan yang terbaik,” tegas Unai Simón, penjaga gawang Spanyol yang sempat mencetak gol ceroboh bunuh diri saat melawan Luca Modric dkk.

Baca Juga :   Lukaku, Busquets, Dumfries dan Spinazzola Dua Kali Star of The Match Euro 2020

Gentarkah Swiss melawan Morata dkk?

Tampaknya tidak mengingat Swiss juga sedang dalam rasa percaya diri yang membuncah setelah menjungkalkan Perancis sang juara dunia melalui laga 3-3 untuk kemudian menang adu penalti. Kemenangan yang memecahkan rekor mereka lolos ke perempat final sejak Piala Dunia FIFA 1938.

“Langkah selanjutnya selalu yang paling penting. Kami ingin lolos ke babak berikutnya, bahkan jika kami harus menghadapi salah satu favorit Spanyol,” kata Vladimir Petkovi, pelatih Swiss.

Namun A-Team, julukan Swiss, bakal sedikit pincang saat melawan Matador karena harus kehilangan jenderal lapangan tengah Granit Xhaka yang juga kapten tim akibat akumulasi kartu kuning. Padahal Xhaka merupakan Man of The Match saat mengandaskan Les Bleus.

Baca Juga :   Belgia vs Portugal : Ini Perbandingan Lukaku Lawan Ronaldo

Xherdan Shaqiri, gelandang serang Swiss, tampaknya bakal menggantikan sebagai kapten.

“Saya sangat bangga memimpin tim dalam pertandingan yang begitu penting dan saya ingin menunjukkan kemampuan saya dan membantu tim. Kami telah menunjukkan bahwa kami tidak hanya bertahan dan dapat mencetak lebih dari satu gol,” katanya.

Sementara Luis Enrique, pelatih Spanyol, menyebut Swiss sebagai lawan tangguh.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat rumit. Mereka menyerang dan bertahan dengan baik dan bermain sangat baik sebagai sebuah tim. Mereka membuat laga menjadi sulit bagi lawan,” katanya.

Aymeric Laporte, bek Spanyol, lebih optimis.

“Saya tidak berpikir kami bertahan dengan buruk melawan Kroasia. Jelas ada hal-hal yang bisa kami lakukan lebih baik. Kuncinya terletak pada gaya permainan kami yang spesifik dan terdefinisi dengan baik. Kami telah mengembangkannya dan begitu kami sudah mulai mencetak gol, kami bakal terus mengikuti alurnya,” kata Loperte.

Baca Juga :   Marcus Rashford : Saat Itu Saya Terus Yakinkan Diri Bakal Berhasil Eksekusi Penalti

Kita tunggu saja, apakah La Furia Roja bakal memanfaatkan absennya Xhaka untuk pesta gol ketiganya.(bim)

Prediksi line-up :

Swiss (3-4-1-2) : Sommer; Elvedi, Akanji, Rodríguez; Widmer, Freuler, Zakaria, Zuber; Shaqiri; Embolo, Seferović.

Spanyol (4-3-3) : Unai Simón; Azpilicueta, Eric García, Laporte, Alba; Koke, Busquets, Pedri; Sarabia, Morata, Ferran Torres.