PenaMerahPutih.com
Ekbis Headline Indeks Industri

Laba Bersih SIG Naik Rp 181,7 Miliar, Perkokoh Posisi Penyedia Solusi Bahan Bangunan Terintegrasi

SIG mampu mencatat kenaikan laba bersih Rp 181,7 miliar
SIG mampu mencatat kenaikan laba bersih Rp 181,7 miliar atau tumbuh 29,7% di semester 1 2021.(Humas SIG)

Jakarta, pmp PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan kenaikan laba bersih Rp 181,7 miliar pada semester I 2021 sehingga memperkokoh posisi sebagai penyedia solusi bahan bangunan terintegrasi, serta terus berupaya meningkatkan volume penjualan domestik seiring pertumbuhan permintaan semen nasional di tengah kompetisi yang semakin ketat dan pandemi yang masih terjadi.

Direktur Marketing dan Supply Chain SIG Adi Munandir mengatakan, sebagai leader industri semen, SIG terus berupaya mempertahankan pangsa pasar dan menjaga optimalisasi utilisasi pabrik dalam mencapai efisiensi biaya. Tantangan pasar yang semakin kompetitif dan pandemi yang masih terjadi membuat perseroan terus berupaya menciptakan peluang-peluang melalui inovasi produk dan layanan untuk meningkatkan penjualan.

“Sebagai perusahaan yang kini telah bertransformasi menjadi perusahaan penyedia solusi building material, SIG telah mengembangkan berbagai produk, jasa dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Adi Munandir saat Public Expose Live 2021, Kamis (9/9/2021).

Baca Juga :   Tak Punya Ruang Kelas, SIG Bantu TPQ Miftahul Anwar Grobogan

Saat ini SIG memiliki lima merek yang beredar di pasar Indonesia, yaitu Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix dan Semen Andalas, serta satu brand di Vietnam yaitu Thang Long Cement. SIG juga menawarkan produk semen kantung serba guna, maupun produk semen untuk aplikasi tertentu yang lebih ekonomis, serta berbagai tipe semen curah yang sesuai dengan karakteristik tiap jenis proyek sehingga lebih tepat guna dan efisien.

Adi Munandir menyampaikan, selain produk semen SIG juga menyediakan berbagai solusi beton yang telah dikembangkan, seperti Minimix yang memungkinkan proyek skala kecil menggunakan produk readymix (beton jadi), SpeedCrete yang memungkinkan penyelesaian pengerjaan konstruksi jalan yang lebih cepat dan bebas macet, serta ThruCrete yang dapat menyediakan daerah  resapan air dan mengurangi risiko banjir.

Baca Juga :   Pascalebaran, SIG Terapkan Skenario The New Normal

“SIG juga mengembangkan solusi untuk mendukung program pengembangan rumah murah melalui DynaHome yang memungkinkan pembangunan rumah 12 kali lebih cepat dibandingkan pembangunan secara konvensional,” tambah Adi Munandir.

Sementara dari sisi digital, SIG juga telah memiliki tiga platform digital yaitu SobatBangun, AksesToko, serta SIG online store yang memudahkan pelanggan mendapatkan pelayanan dalam membangun dan membeli semen, terutama dalam situasi pandemi COVID-19 dengan berbagai pembatasan aktivitas fisik.

Laba Bersih Naik Rp 181,7 miliar

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SIG, Doddy Sulasmono Diniawan menjelaskan, perseroan mampu mencatat kinerja yang baik pada semester I 2021, di mana volume penjualan SIG meningkat 5,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan Semester 1 2021 meningkat 1,2% sejalan pertumbuhan volume penjualan.

Baca Juga :   Dede Satoe UMKM Binaan SIG Sukses Pertahankan Ekspor Sambal ke AS dan Kanada

Beban Pokok Pendapatan meningkat 3,7% sejalan dengan kenaikan volume penjualan serta peningkatan harga batubara yang merupakan sumber energi yang memiliki porsi cukup signifikan dalam Beban Pokok Pendapatan.

“SIG berupaya menekan pertumbuhan beban usaha serta melaksanakan pengelolaan arus kas yang disiplin dalam rangka mempercepat pelunasan pinjaman dan menurunkan beban keuangan perseroan, sehingga SIG mampu mencatat kenaikan laba bersih sebesar Rp 181,7 miliar atau tumbuh 29,7% di semester 1 2021,” pungkas Doddy.(hps)