PenaMerahPutih.com
Ekbis Headline Indeks Makro

BI Jatim Gencarkan Sistem Pembayaran Inklusif ke Masyarakat melalui Festival Simfoni Rupiah

Masyarakat antusias kunjungi Festival Simfoni Rupiah yang digelar BI Jatim di Atrium TP 6 Surabaya.

Surabaya, PMP – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Festival Sinergi Sistem Pembayaran Inklusif melalui Orientasi Cinta Rupiah (Festival Simfoni Rupiah) guna mendukung terciptanya sistem pembayaran yang inklusif dengan tetap menjaga kedaulatan Rupiah, serta optimalisasi sistem pembayaran baik di sisi tunai maupun non tunai.

Dalam siaran pers BI Jatim yang diterima Selasa (30/8/2022) kegiatan ini bertujuan mendorong akselerasi implementasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) yang inklusif dan efisien untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional yang diwujudkan salah satunya melalui implementasi QRIS dan BI-FAST.

Kegiatan yang bertajuk The Way We Pay dan digelar selama 25-28 Agustus 2022, di Atrium Tunjungan Plaza 6, Surabaya ini juga untuk  memperkuat pemahaman masyarakat terkait pengelolaan uang Rupiah melalui penyediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar bagi seluruh lapisan masyarakat sebagai alat pembayaran yang sah dan symbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :   Hindari Kerumunan, Penukaran Uang Baru Dilayani di Kantor Bank

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan langkah nyata Bank Indonesia dalam mensosialisasikan dan mengkomunikasikan kebijakan Sistem Pembayaran baik tunai dan non tunai khususnya pada 3 aspek utama,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung pada sesi leader’s insight pembukaan Festival Simfoni Rupiah, pada Kamis (25/8/2022).

Pertama, pada sisi pembayaran tunai, BI bersama Pemerintah baru saja mengeluarkan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 (Uang TE 2022) bertepatan dengan momentum HUT ke-77 RI.

Terdapat tiga inovasi penguatan Uang TE 2022 yaitu desain warna yang lebih tajam, unsur pengaman yang lebih andal, dan ketahanan bahan uang yang lebih baik.

Kedua, pada sisi pembayaran non tunai, BI akan terus menggalakan digitalisasi sistem pembayaran khususnya mendorong penggunaan QRIS dan BI-FAST.

Baca Juga :   Di Jatim, Sepekan QRIS Gaet 19.883 Merchant Baru

Ketiga, dalam mewujudkan bank sentral digital kedepan, Bank Indonesia saat ini sedang mengkaji penerbitan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau rupiah digital dan akan dipublikasikan white paper atau consultative paper kepada masyarakat terkait konsep uang rupiah digital.

Pada acara pembukaan tersebut juga dilakukan seremonial launching 36 Pasar dan 15 Pusat Perbelanjaan Sehat, Inovatif, Aman, Pakai (SIAP) QRIS, salah satunya di Tunjungan Plaza sebagai pusat perbelanjaan terbesar kedua di Indonesia.

Sebagai rangkaian kegiatan, dilaksanakan juga Sosialisasi BI-FAST dengan tema Akselerasi Ekosistem Ekonomi Keuangan Digital Indonesia melalui BI-FAST pada 26 Agustus 2022 secara hybrid bertempat di Sheraton Hotel, Surabaya.

Kegiatan yang juga dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, bertujuan meningkatkan awareness, dukungan, partisipasi, dan kolaborasi industri serta stakeholders dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran.

Baca Juga :   Survei BI Tunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen Turun pada Januari 2021

Festival Simfoni Rupiah menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan menarik lainnya meliputi sarasehan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), rangkaian webinar mengenai perlindungan konsumen dan program Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, showcase perbankan dan booth edukatif sebagai pusat informasi terkait perlindungan konsumen, QRIS, dan BI-FAST, perlombaan, pojok kopi yang menghadirkan produk kopi UMKM, hiburan, serta penyediaan penukaran Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 (Uang TE 2022).

Berbagai program mendukung terciptanya ekosistem sistem pembayaran yang Cepat, Murah, Mudah, Aman, dan Handal (CEMUMUAH) bagi masyarakat dengan menjunjung semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.(nas)