
Jakarta, pmp – Punggawa Swedia sedang dalam puncak optimisme untuk memecahkan rekor tak pernah menang pada fase knock out saat menuju Stadion Hampden Park Glasgow untuk menghadapi Ukraina di laga penutup 16 besar EURO 2020 pada Rabu (30/6/2021) pukul 02.00 WIB.
Maklum saja Blagult atau Si Biru Emas telah menorehkan hasil memuaskan selama berlaga di Grup E yang kompetitif dengan imbang tanpa gol melawan Spanyol, menang 1-0 melawan Slovakia, plus menang 3-2 atas Polandia dengan posisi akhir memuncaki grup di atas Matador.
Sementara punggawa Ukraina yang nyaris tak lolos16 besar karena hanya bertengger di posisi ketiga Grup C dengan nilai 3, juga sedang di puncak optimisme karena mereka baru saja memecahkan rekor lolos ke fase 16 besar EURO.
Ukraina yang berjuluk Synio-Zhovti atau Biru Kuning tetap percaya diri karena memiliki gelandang Andriy Yarmolenko dan bomber Roman Yaremchuk yang siap membobol gawang lawan untuk membalikkan keadaan.
Menariknya, Ukraina lolos menjadi empat terbaik peringkat tiga grup, berkat Belgia yang mengandaskan Finlandia 2-0, juga Swedia yang tak memberi ampun Polandia 3-2.
Andriy Yarmolenko sempat mengungkapkan rasa terima kasih kepada Swedia.
“Saya ingin berterima kasih kepada Swedia, tapi sekarang kami akan bermain melawan mereka. Kami akan mencoba memainkan sepak bola kami dan menunjukkan performa terbaik. Kami belum memainkan sepak bola terbaik kami di EURO 2020,” katanya.
Sementara Andriy Shevchenko (44), pelatih Ukraina yang mantan penyerang Dynamo Kiev, ternyata punya kenangan manis dua kali membobol gawang Swedia pada pertemuan terakhir mereka di EURO 2012 dengan skor 2-1. Kenangan begitu membekas karena EURO 2012 merupakan debut pertama Ukraina di kancah turnamen Eropa.

Sheva, panggilan akrabnya, memberi perhatian khusus pada lini serang Blaugult.
“Swedia tim yang sangat terorganisir dan saya sangat menghormati mereka. Mereka memiliki gaya permainan tertentu dan menerapkannya dengan sempurna. Mereka fokus operan bola atas dengan sangat baik untuk menyuplai dua striker hebat dan sangat kuat secara fisik sehingga jarang kalah dalam pertarungan satu lawan satu,” kata Sheva, panggilan akrab Andriy Shevchenko.
Janne Andersson, pelatih Swedia, lebih menyorot kebugaran Ukraina yang berjuluk Synio-Zhovti atau Biru Kuning.
“Ukraina tim bagus karena mereka tahu cara beralih dari pertahanan ke serangan. Mereka tampak lelah melawan Austria, tetapi seperti kami mereka juga beristirahat. Bahlakn lebih lama sebenarnya,” kata Andersson.
Siapa pun pemenang laga di antara biru-kuning bakal menorehkan rekor masing-masing sehingga pertarungan bakal penuh ambisi, seru dan menjanjikan.(bim)
Prediksi line-up :
Swedia (4-4-2) : Olsen; Lustig, Lindelof, Danielson, Augustinsson; S. Larsson, Ekdal, Olsson, Forsberg; Isak, Quaison.
Ukraina (4-4-3) : Bushchan; Karavaev, Zabarnyi, Matviyenko, Mykolenko; Malinovskyi, Sydorchuk, Zinchenko; Yarmolenko, Yaremchuk, Tsygankov.







