EkbisMakro

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat Ajak Masyarakat Berinvestasi Saham Secara Bijak

×

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat Ajak Masyarakat Berinvestasi Saham Secara Bijak

Sebarkan artikel ini
Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat disela penyerahan santunan kepada 1.000 dhuafa di Agrowisata Pabrik Sido Muncul, Kabupaten Semarang, Kamis (12/3/2026). Istimewa

SEMARANG, PMP – Direktur PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul), Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, mengajak masyarakat mulai mempertimbangkan investasi saham sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang. Ajakan ini disampaikan Irwan mengingat masih kecilnya partisipasi masyarakat Indonesia di pasar saham di tengah berkembangnya tren investasi yang terus terbuka luas.

“Berinvestasilah di saham. Pilih saham yang baik. Jangan bermain saham, tapi berinvestasi secara serius di saham,” ujar Irwan di sela penyerahan bantuan Rp200 juta kepada 1.000 kaum dhuafa di Agrowisata Pabrik Sido Muncul, Kabupaten Semarang, Kamis (12/3/2026)

Irwan juga menekankan pentingnya mengubah cara pandang masyarakat terhadap saham, bukan  “bermain saham” melainkan berinvestasi secara serius dan terencana.

Baca Juga :  Sido Muncul Ajak Puluhan Dokter Saksikan Proses Produksi Obat Herbal

Lebih jauh Irwan menjelaskan, jika seseorang membeli saham perusahaan yang baik dan dikelola dengan baik, hasilnya bisa terasa signifikan dalam jangka waktu beberapa tahun.

“Kalau Anda beli saham yang bagus, dua tahun bisa naik 30 sampai 40 persen. Tapi kalau Anda bermain saham, itu bisa rugi,” katanya.

Menurut Irwan, jumlah masyarakat Indonesia yang berinvestasi di pasar saham masih sangat kecil dibandingkan di negara maju. Saat ini, baru sekitar 7,5% atau 21 juta penduduk Indonesia yang berinvestasi di saham. Angka ini jauh tertinggal dari Amerika Serikat yang sudah mencapai 62%.

“Bayangkan, cuma sekitar 21 juta orang yang berinvestasi di saham. Di Amerika Serikat sudah 62% dari total sekitar 340 juta penduduk,” jelasnya.

Baca Juga :  Juragan Jamu Sido Muncul Ajak Teliti Tanaman Obat, Potensinya 28 Ribu Spesies

Ia menilai partisipasi masyarakat yang lebih besar akan membuat pasar saham Indonesia semakin kuat dan tidak terlalu bergantung pada investor asing.

“Saya berharap pasar saham Indonesia semakin ramai oleh investor dalam negeri, sehingga tidak terlalu tergantung pada investor asing,” katanya.

Irwan menilai investasi saham berpotensi memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan menyimpan uang di bank atau bentuk investasi tradisional lainnya.

“Kalau punya uang 10 juta, 20 juta, 50 juta atau 100 juta, berinvestasilah di saham. Menurut saya itu lebih menguntungkan dibandingkan hanya disimpan di bank,” ujarnya.

Meski demikian, ia kembali menekankan bahwa investasi saham harus dilakukan secara serius dan dengan perhitungan yang matang. “Jangan bermain-main. Investasi itu harus serius, bukan permainan,” tegasnya.

Baca Juga :  Katarak Sido Muncul Menangi Festival Film Nusantara

Irwan berharap masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan berbagai peluang investasi untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Saya berharap masyarakat kita sehat dan kehidupannya semakin baik. Kita hidup di negeri yang kaya, mudah-mudahan suatu hari masyarakat kita semakin maju,” kata Irwan. (hap)