
SEMARANG, PMP – Tebarkan kepedulian dan berbagi kepada sesama di bulan penuh berkah Ramadan ini, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) menyerahkan santunan bagi 1.000 kaum dhuafa di Kabupaten Semarang, pada Kamis (12/3/2026).
Bantuan senilai Rp200 juta secara simbolis diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat kepada para penerima manfaat yang disaksikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Bantuan akan didistribusikan kepada warga di enam desa dan kelurahan di sekitar pabrik Sido Muncul, yakni Desa Bergas Kidul, Desa Diwak, Kelurahan Ngempon, Kelurahan Karangjati, Kelurahan Muktiharjo Lor, dan Desa Klepu.
Sedangkan 1.000 paket bantuan dibagikan kepada para penerima yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, mie instan, dan wafer. Juga , paket sejumlah produk kesehatan dari Sido Muncul, di antaranya Kuku Bima Energi C1000, RTD Red Berry, Balsam Tolak Angin, dan Susu Jahe. Sebelumnya, Sido Muncul telah menyalurkan bantuannya kepada 1.000 anak yatim di Jakarta.
“Saya bersyukur sekali di usia saya yang 79 tahun masih bisa memberikan santunan. Bukan saya pribadi, tetapi mewakili seluruh keluarga besar Sido Muncul,” ujar Irwan Hidayat dalam kata sambutan.
Ia pun mengingatkan bahwa nilai sebuah santunan tidak semata dilihat dari jumlah bantuan yang diberikan. Bagi Irwan, makna berbagi justru terletak pada ketulusan hati serta kesediaan seseorang untuk menyisihkan sebagian yang dimilikinya bagi orang lain.
“Nilai santunan itu bukan dari seberapa banyak yang diberikan, tetapi dari seberapa banyak yang ditinggalkan,” kata Irwan.
Menurutnya, bantuan yang diberikan masyarakat kepada sesama, meskipun dalam kondisi terbatas, sering kali memiliki nilai yang jauh lebih besar. Karena itu, ia mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga semangat saling membantu di lingkungan sekitar.
Santuni Dhuafa 11 Tahun
Irwan menjelaskan, kegiatan santunan bagi kaum dhuafa ini telah menjadi bagian dari program sosial Sido Muncul selama 11 tahun berturut-turut. Program tersebut secara khusus ditujukan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pabrik sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar.
“Kami beruntung bisa melaksanakan kegiatan ini sampai 11 tahun berturut-turut. Kalau tidak beruntung, mungkin tidak bisa berjalan selama ini,” tuturnya.
Ia menyadari bahwa setiap perusahaan tentu memiliki keterbatasan dalam menjalankan program sosial. Namun selama dilakukan secara konsisten dan tepat sasaran, kontribusi tersebut tetap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Irwan berharap agar masyarakat Indonesia dapat terus berkembang dan menjalani kehidupan yang lebih sejahtera. “Saya berharap masyarakat kita sehat. Saya juga akan selalu ikut mendoakan supaya masyarakat di negeri yang kaya ini kehidupannya semakin maju dan semakin baik,” ujarnya.
Irwan juga berharap Sido Muncul dapat terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan semoga kita semua bisa merayakan Idul Fitri dengan baik, dengan saling membantu sesama,” tutur Irwan.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas konsistensi kepedulian sosial Sido Muncul kepada masyarakat.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Semarang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Irwan Hidayat yang selama ini terus memberikan kontribusi kepada masyarakat Kabupaten Semarang,” ujar Ngesti.
Menurutnya, Sido Muncul merupakan perusahaan yang aktif membantu masyarakat melalui berbagai program sosial, mulai dari penanganan stunting, santunan anak yatim, hingga bantuan sosial lainnya.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat. Tidak hanya santunan untuk kaum dhuafa, tetapi juga berbagai bantuan lain yang telah diberikan kepada warga Kabupaten Semarang,” katanya.
Bagi para penerima manfaat, santunan ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi penguat harapan.
Di antara para penerima, Ngamiati (80 tahun) tampak tersenyum sumringah saat menerima bantuan. Warga Desa Karangjati tersebut mengaku senang bisa kembali mengikuti kegiatan sosial yang digelar perusahaan jamu nasional itu.
Sementara itu, Rian (75 tahun) warga Desa Ngempon yang kini hidup sendiri di usia senja juga mengungkapkan rasa syukurnya. “Istri sudah tidak ada, anak-anak juga sudah punya kehidupan masing-masing,” ungkapnya.
Ia mengatakan bantuan sembako sangat membantu kebutuhan sehari-harinya. “Terima kasih banyak kepada Sido Muncul yang sudah membantu kami,” kata Rian. (hap)












