HeadlineIndeksWow

ITS Bantu Rancang Kemasan Si Bonggi, Camilan Bonggol Pisang UMKM Jombang

×

ITS Bantu Rancang Kemasan Si Bonggi, Camilan Bonggol Pisang UMKM Jombang

Sebarkan artikel ini
Desain kemasan Si Bonggi mencerminkan keunggulan produk keripik bonggol pisang oleh-oleh khas Kabupaten Jombang.
Desain kemasan Si Bonggi rancangan Tim Abmas ITS  mencerminkan keunggulan dan kearifan lokal produk keripik bonggol pisang oleh-oleh khas Kabupaten Jombang.(Humas ITS)

Surabaya, pmp – Tim Pengabdian Masyarakat (Abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membantu merancang desain kemasan camilan bonggol pisang bernama Si Bonggi hasil produksi Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) di Kabupaten Jombang Jatim untuk membantu meningkatkan omset.

Sebelumnya desain kemasan Si Bonggi sangat sederhana dan kurang memiliki nilai jual, sementara desain kemasan Si Bonggi hasil sumbangsih Tim Abmas ITS dari Laboratorium Media Kreatif Digital – Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) diciptakan dengan mempertimbangkan kearifan lokal Jombang.

Si Bonggi diproduksi oleh Kelompok Wanita Mandiri Balongsari yang dibentuk oleh ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto melalui program CSR mereka di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tim Abmas ITS pun bekerja sama dengan ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto untuk membantu membuat desain Si Bonggi yang melibatkan enam dosen, delapan mahasiswa, karyawan Astra, serta Kelompok Wanita Mandiri.

Baca Juga :  Bank UMKM Jatim Perkuat IKM Logam, Dorong TKDN Industri Manufaktur

“Produk camilan Si Bonggi memiliki potensi besar, namun kemasannya belum memiliki diferensiasi dengan produk sejenis. Padahal untuk usaha produk makanan, desain kemasan menjadi hal yang perlu diperhitungkan,” kata Putri Dwitasari ST MDs, Ketua Tim Abmas ITS, Rabdu (20/10/2021).

Menurut Putri, sejak tahun lalu timnya telah merancang dan mengembangkan desain logo untuk Si Bonggi dan kemudian didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual sebagai perlindungan merek, kemudian tahun ini dilanjutkan dengan pengembangan logo dalam kemasan yang lebih representatif.

Proses pembuatan desain kemasan Si Bonggi melalui beberapa langkah, mulai dari pengumpulan data lewat observasi lapangan, wawancara, serta studi pasar. Tahap berikutnya pengumpulan informasi yang telah didapat sebagai bahan riset, memetakan konsep dan menganalisis hasil penelitian untuk membuat kemasan yang representatif dengan tema budaya dan kearifan lokal.

Baca Juga :  KUR Jatim Tembus Rp66,73 Triliun, OJK Sebut Ekonomi Daerah Tumbuh Solid

Tujuannya agar desain kemasan mampu mencerminkan dan mempresentasikan keunggulan produk keripik bonggol pisang sebagai oleh-oleh khas Jombang.

Si Bonggi dengan kemasan awal.
Ketua Tim Abmas ITS Putri Dwitasari ST MDs (kiri) saat awal pendampingan Kelompok Wanita Mandiri Balongsari bersama Si Bonggi dengan kemasan awal.(Humas ITS)

Tak Hanya Si Bonggi

Keberlanjutan pengembangan kemasan juga merupakan salah satu tahapan pada program pengembangan strategi branding terintegrasi yang bertujuan memberikan citra positif sebuah produk olahan camilan sebagai potensi daerah, dalam hal ini Kabupaten Jombang.

Kini produk Si Bonggi dengan desain kemasan yang dikembangkan oleh Tim Abmas ITS telah diluncurkan dan memiliki Point of Purchase (POP) sendiri pada outlet pemasarannya.

Tak hanya selesai pada pembuatan desain, Tim Abmas ITS dan ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto masih akan mendampingi untuk mengajarkan proses promosi yang terintegrasi.

Baca Juga :  Ini Analisa Pakar Biologi ITS Tentang 52 Ikan Paus Pilot Terdampar di Bangkalan

“Tim kami berencana mengajarkan bagaimana cara mempromosikan produk yang baik, mulai dari teknik pengambilan foto, pembentukan hashtag, penulisan caption, dan lain-lain,” papar Putri.

Tim Abmas ITS menegaskan bahwa kemasan berpengaruh penting terhadap brand awareness atau kepedulian orang terhadap merek yang mempengaruhi citra sebuah produk, serta berharap agar lebih banyak IKM yang memperhatikan pentingnya kemasan bagi produk mereka.

“Kami ingin dapat turut mengedukasi pentingnya kemasan dan ke depan tidak hanya Si Bonggi tapi juga produk-produk UMKM lainnya,” pungkas Putri sembari menegaskan bahwa membantu Si Bonggi bagian dari program Sustainable Development Goals (SDGs) ITS poin ke delapan.(gdn)