EkbisHeadlineIndeksIndustri

Konsumsi Energi kWh Melonjak 329%, PLN Resmikan SPKLU Center Pertama di Jatim

×

Konsumsi Energi kWh Melonjak 329%, PLN Resmikan SPKLU Center Pertama di Jatim

Sebarkan artikel ini

 SURABAYA, PMP – PT PLN (Persero) mencatat konsumsi energi kWh di SPKLU meningkat hingga 329,12% pada Oktober 2025 secara year on year dan jumlah mobil listrik di Jatim naik 166,57%. Karenanya, guna mendukung percepatan transisi energi dan ekosistem kendaraan listrik , PLN meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Jawa Timur pada Jumat (7/11/2025).

SPKLU Center yang berlokasi di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surabaya Selatan diresmikan langsung oleh Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto bersama Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, Aris Mukiyono dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir.

Baca Juga :  Co-Firing di 25 PLTU Batubara PLN Nusantara Power Sukses Kurangi Emisi Karbon hingga 525 Ribu Ton CO2

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto memaparkan SPKLU Center Surabaya ini merupakan yang keempat di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk mewujudkan kemandirian energi melalui penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan.

“Ada tiga quick win dalam penggunaan kendaraan listrik mulai dari biaya operasional yang lebih murah hingga sepertiga dibanding kendaraan konvensional, efisiensi energi yang tinggi, dan kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan,” papar Adi.

SPKLU Center ini memiliki 10 slot parkir khusus mobil listrik dengan 4 unit pengisian daya tipe ultra fast charging (100-200 kW) dan 2 unit pengisian daya tipe medium charging (22 kW).

SPKLU ini dilengkapi fasilitas cafe, sport center dan musholla. Keberadaan SPKLU Center Surabaya ini menjawab kebutuhan tinggi tren pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik.

Baca Juga :  Transformasi Layanan PLN Cetak Kinerja Terbaik Sepanjang Sejarah

Selain SPKLU Center, PLN telah memasifkan fasilitas dan infrastruktur kendaraan listrik. Tercatat saat ini terdapat 280 unit SPKLU di 150 lokasi tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur.

Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, Aris Mukiyono yang menyambut positif langkah tersebut, menegaskan bahwa peresmian SPKLU Center bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak sejarah dalam perjalanan transisi energi di Jawa Timur.

“Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi yang selama ini menyumbang emisi signifikan. SPKLU Center bukan hanya tempat pengisian daya, tetapi juga pusat edukasi dan kolaborasi bagi pemerintah, akademisi, dan pelaku industri,” jelasnya.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir menyampaikan jumlah mobil listrik di Jawa Timur mencapai 3.500 unit naik secara signifikan 166,57%. Hal ini semakin meyakinkan bahwa tren transisi energi sudah menjadi keniscayaan.

Baca Juga :  PLN Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Berbagai Daerah

“Ini merupakan bentuk nyata dukungan kami PLN grup terhadap kebijakan Perpres Nomor 79 tahun 2023 tentang  Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). SPKLU center merupakan langkah strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik, begitu pula dengan pemilihan lokasi yang tepat yakni di Surabaya yang mana animo pengguna kendaraan listrik cukup tinggi,” pungkas Ahmad. (hap)