EkbisHeadlineIndeksIndustri

Pembangunan PLTS Terapung Karangkates Diproyeksi Selesai Januari 2027, Buka 600 Lapangan Kerja

×

Pembangunan PLTS Terapung Karangkates Diproyeksi Selesai Januari 2027, Buka 600 Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini
PLTS Terapung Karangkates dengan kapasitas 100 MWac atau 133 MWp melalui entitas pengembang PT Nusantara Guodian Karangkates Indonesia (NGKI) yang direncanakan selesai Januari 2027. (PLN NP)

JAKARTA, PMP — PLN Nusantara Power melalui anak usahanya, PLN Nusantara Renewables, tahun ini mulai melakukan pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Terapung Karangkates di Bendungan Sutami, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan merencanakan selesai pada Januari 2027.

Proyek ini menjadi salah satu inisiatif strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset waduk seluas 71 hektare (5,3% total area waduk) untuk menghasilkan energi bersih, sejalan dengan kebijakan pemerintah, RUPTL PLN, dan agenda kemandirian energi nasional.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan proyek ini merupakan langkah penting dalam memperluas pengembangan energi ramah lingkungan di Indonesia.

“PLTS Terapung Karangkates menjadi langkah strategis PLN Nusantara Power Group dalam memperkuat portofolio energi baru terbarukan nasional. Proyek ini bukan hanya tentang pembangunan pembangkit, tetapi juga mencerminkan kolaborasi, pemanfaatan optimal aset negara, dan komitmen bersama untuk menghadirkan masa depan energi yang lebih hijau serta efisien,” ujar Ruly dalam siaran pers, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga :  PJB Tandatangani Amandemen Kontrak AMC dengan PLN UIK SBU

PLTS Terapung Karangkates dikembangkan dengan kapasitas 100 MWac atau 133 MWp melalui entitas pengembang PT Nusantara Guodian Karangkates Indonesia (NGKI). Kehadiran proyek ini mencerminkan upaya pemanfaatan ruang waduk secara produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat bauran energi baru terbarukan nasional.

Dalam paparan proyek, disebutkan bahwa pengembangan PLTS Terapung Karangkates didasarkan pada sejumlah pertimbangan strategis, antara lain komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement, program pemerintah terkait swasembada energi, optimalisasi aset waduk yang telah tersedia, serta penugasan dari PT PLN (Persero) kepada PT PLN Nusantara Power sejak tahun 2022.

Dari sisi progres, proyek ini telah melalui berbagai tahapan penting. Setelah penyelesaian perencanaan dan studi kelayakan pada periode 2021–2022, salah satu tonggak terbaru ditandai dengan pelaksanaan Soft Launching Ceremony pada 10 Februari 2026, yang menunjukkan dimulainya fase konstruksi.

Baca Juga :  PLN Nusantara Power Selesaikan Proyek Strategis Add On PLTGU Muara Tawar 650 MW

Sejumlah dokumen utama seperti KKPR PV Plant, AMDAL, dan KKPR SF telah rampung. Sementara itu, beberapa perizinan lanjutan, di antaranya PPKH PV Plant SF, IPSDA, serta sebagian komponen LUA/RAUA, masih dalam proses dengan target penyelesaian pada Maret 2026. Penataan KJA (Keramba Jaring Apung) juga telah diselesaikan pada 31 Januari 2026.

Pada aspek engineering, proses persetujuan desain masih berlangsung. Sementara dari sisi procurement, material floater untuk kapasitas 5 MW telah tiba di lokasi proyek, bersamaan dengan proses fabrikasi PV module, inverter, dan floater yang terus berjalan.

Sekretaris Perusahaan PLN Nusantara Renewables, Ndaru Tri Hatmoko, menyampaikan bahwa proyek ini diharapkan memberikan manfaat yang luas, baik bagi sistem ketenagalistrikan maupun masyarakat sekitar.

Baca Juga :  PLN NP Gandeng WWF dan Kementerian Hijaukan Jakarta dari Hulu

“PLTS Terapung Karangkates diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang signifikan, baik dari sisi energi maupun sosial ekonomi. Berdasarkan materi proyek, pembangkit ini berpotensi melistriki sekitar 100.000 rumah tangga dan menekan emisi karbon hingga 181.700 ton CO2 per tahun,” ungkap Ndaru kepada media Surabaya, Selasa (10/3/2026).

Selain mendukung penyediaan listrik bersih, proyek ini juga diperkirakan dapat membuka sekitar 600 lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, menarik investasi dan pendanaan internasional, serta meningkatkan potensi wisata di Kabupaten Malang.

“Melalui pengembangan PLTS Terapung Karangkates, PLN Nusantara Power menegaskan perannya dalam menghadirkan solusi energi bersih yang andal, inovatif, dan berkelanjutan demi mendukung masa depan energi Indonesia,” kata Dirut PLN NP Ruly. (hap)