PSBB Lebaran 2020, Traffic Data Smartfren Naik 10 Persen

Juni 7, 2020

Pemenang utama Smartfren WOW menerima hadiah unit rumah 1 Miliar.

Jakarta, PMP – Pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama Ramadan hingga Lebaran 2020 sebagai upaya menangkal penyebaran COVID-19. Selama masa tersebut, yakni bulan April hingga Mei 2020, Smartfren mencatatkan kenaikan traffic data 10%.

Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations Smartfren menyatakan jika pada lebaran-lebaran sebelumnya ada penambahan kenaikan trafik di daerah akibat dari mobilitas pelanggan Smartfren yang mudik.

“Lebaran kali ini persebaran kenaikannya relatif stabil karena penerapan kebijakan PSBB dari pemerintah untuk tidak melakukan mudik di lebaran tahun ini. Hal ini mengakibatkan kualitas jaringan Smartfren tetap terjaga dan tetap optimal di seluruh area layanan,” kata Munir dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/6/2020).

Munir mengatakan kondisi tersebut sudah diperhitungkan sebelumnya, dalam kondisi pandemik dan adanya PSBB yang membatasi mobilitas masyarakat untuk mudik saat Idul Fitri. Pertumbuhan layanan data Smartfren di bulan Mei tetap stabil dan merata di berbagai area.

“Kenaikan trafiknya konsisten mencapai lebih 10% jika dibandingkan bulan April. Hampir sama seperti sejak diberlakukannya WFH pada bulan Maret lalu,” ujarnya.

Munir menambahkan, kenaikan traffic data Smartfren disebabkan semakin maraknya penggunaan aktifitas masyarakat secara online di segala bidang yang didukung dengan disediakannya paket kouta data SF yang sesuai dengan kebutuhan dan terjangkau.

Seperti diketahui dari bulan Maret hingga Mei 2020, Smartfren merilis produk baru seperti Kartu Perdana 1ON+ (ion plus) dan denominasi baru Paket Unlimited.

Penerapan Protokol Kesehatan

Menghadapi kondisi new normal, di mana sebagian masyarakat mulai beraktivitas kembali, Smartfren akan tetap menerapkan protokol kesehatan bagi para pegawai. Terutama petugas yang berhubungan langsung dengan konsumen.

Beberapa protokol kesehatan yang diterapkan di Galeri Smartfren dalam melayani dan melakukan kontak dengan konsumen, antara lain:

  1. Petugas layanan konsumen dan konsumen wajib menggunakan masker
  2. Melakukan pengecekan suhu tubuh
  3. Menyediakan hand sanitizer untuk mencuci tangan
  4. Penerapan jaga jarak dalam dalam melayani dan tempat antrian konsumen
  5. Penambahan sekat pembatas untuk counter layanan dan pembayaran

Seperti yang terjadi beberapa hari lalu, Galeri Smartfren di Paragon Mall Semarang dikunjungi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Gubernur saat itu melakukan sidak di beberapa fasilitas yang melakukan kontak langsung dengan masyarakat.

Dalam sidak tersebut Gubernur Jawa Tengah tersebut sempat menanyakan fasilitas apa saja yang sudah disiapkan Galeri Smartfren untuk melindungi konsumen dari penyebaran Covid-19. Sidak yang dilakukan Ganjar Pranowo ke Galeri Smartfren dapat dilihat di akun Instagram: lifeatsmartfren. (hps)