
Makassar, PMP – Pasangan cagub-cawagub 02, Andi Sudirman Sulaiman – Fatmawati Rusdi (Andalan Hati), bertekad meningkatkan jumlah UMKM di Sulsel menjadi dua kali lipat yakni 3,6 juta orang untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.
Hal itu disampaikan Andalan Hati saat pemaparan visi dan misi pada Debat Terbuka Kedua Pilkada Sulsel 2024 yang digelar di Ballroom Phinisi, Hotel Claro Makassar, Minggu (10/11/2024).
Debat yang diikuti dua paslon, yakni 01 Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Azhar Arsyad (DIA) dan 02 Andalan Hati, bertema ekonomi, infrastruktur, dan tata kelola sumber daya alam.
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian. Kita bertekad mendua kali lipatkan jumlah UMKM di Sulsel menjadi 3,6 juta untuk genjot pertumbuhan ekonomi,” kata Cawagub Fatmawati Rusdi.
Sementara itu, Cagub Andi Sudirman menyampaikan bahwa paslon Andalan Hati jika diberi amanah oleh masyarakat Sulsel, maka akan melanjutkan pembangunan di seluruh sektor, yang pondasinya sudah dibagun pada lima tahun sebelumnya.
“Pembangunan yang tentunya akan membawa Sulsel menjadi provinsi yang maju dan berkarakter untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” tegas Cagub 02 Andi Sudirman.
Jumlah pelaku UMKM di Sulsel pada periode lima tahun lalu, meningkat setiap tahunnya dari 900 ribu (2018) menjadi 1,8 juta UMKM (2023).
Geliat UMKM tidak lepas dari peningkatan daya saing sektor UMKM di Sulsel yang berhasil dilakukan oleh Andi Sudirman semasa menjabat gubernur periode 2021-2023.
Sejumlah program dan inovasi dilakukan Andi Sudirman untuk mendorong pengembangan UMKM di Sulsel, seperti pemberian pelatihan, bantuan peralatan, pemasaran, dan memfasilitasi sertifikasi halal, HAKI (merk), dan memfasilitasi sertifikasi PIRT, serta sejumlah bantuan mendukung pengembangan dan pemasaran.
Ada pula inovasi menghadirkan rumah kemasan yang dimanfaatkan oleh IKM, yang juga berdampak pada UMKM. Program ini mengintegrasikan promosi dan pengemasan produk dalam satu kesatuan strategi yang bertujuan meningkatkan daya saing produk UMKM, meningkatkan akses mereka ke berbagai segmen pasar, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Langkah lainnya, membuka peluang pasar bagi produk UMKM. Gubernur Andi Sudirman menginisiasi hadirnya gerai UMKM binaan di Bandara Sultan Hasanuddin dan di lounge Kantor Gubernur Sulsel.
Membuka pangsa pasar melalui digitalisasi juga salah satu kebijakan Andi Sudirman, melalui platform e-catalog lokal bernama ‘Baju Bodo’ yang membuka peluang UMKM.(BIM)












