Nusantara

Tradisi Berbagi Kebahagiaan Ramadan, Sido Muncul Santuni 1.000 Duafa di Semarang

×

Tradisi Berbagi Kebahagiaan Ramadan, Sido Muncul Santuni 1.000 Duafa di Semarang

Sebarkan artikel ini
Direktur Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat berbagi kebahagiaan ke masyarakat di sekitar Pabrik Sido Muncul.

SEMARANG, PMP –  Tradisi berbagi kebahagiaan PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) di bulan Ramadan sekaligus menyambut Hari Raya Idulfitri terus berlanjut. Tahun ini, Sido Muncul kembali memberikan santunan kepada 1.000 kaum duafa di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Pemberian santunan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan untuk berbagi dan memberi kontribusi bagi masyarakat kurang mampu terutama di daerah pabrik Sido Muncul yang berlokasi di Kecamatan Bergas dan Pringapus.

Bantuan senilai Rp 200 juta diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat kepada Bupati Semarang diwakilkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang M. Taufiqur Rahman, S.Ag.,M.S.I dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang Dra. Istichomah, M. Si. di Pendopo Agrowisata Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang, pada Jumat (21/3/2025).

Santunan 1.000 kaum duafa ini sekaligus melengkapi rentetan aksi sosial Sido Muncul selama bulan Ramadan. Pada 18 Maret 2025 lalu, Sido Muncul memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim di Jakarta dan 170 anak suspect stunting di Jonggol, Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Tolak Angin Lolos Uji Toksisitas, Sido Muncul Komitmen Kembangkan Produk Berbasis Riset Ilmiah

“Hari ini, Kami berbagi kepada bapak-bapak, ibu-ibu, serta kaum duafa. Kemarin, tiga hari yang lalu, kami juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu di Cipete (Jakarta). Ini sudah menjadi tradisi kami setiap tahun, terutama di bulan puasa,” ujar Irwan Hidayat pada keterangannya, Senin (24/3/2025).

Irwan mengungkapkan bahwa bulan Ramadan adalah momen untuk lebih giat berbagi kepada sesama. Pemberian bantuan ini sekaligus menjadi upaya Sido Muncul untuk terus bisa berkontribusi bagi masyarakat, terutama yang ada di sekitar pabrik agar bisa menyambut Idulfitri dengan lebih baik dan penuh suka cita.

“Harapan saya, pertama, bantuan ini bisa menambah uang saku mereka untuk Lebaran. Kedua, yang lebih penting adalah agar para lansia merasa ada yang menyayangi dan memperhatikan mereka. Kemiskinan terbesar adalah perasaan tidak dihargai dan tidak dicintai. Saya berharap santunan ini bisa memberi semangat bagi mereka,” tuturnya.

Baca Juga :  Keluarga Sido Muncul Kembangkan Real Estate Kawasan Semarang Timur

Berbeda dengan santunan bagi anak yatim yang diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp200 per orang, Sido Muncul menyalurkan bantuan kepada kaum duafa dalam bentuk paket sembako berupa gula pasir, mie instan, wafer, minyak goreng, beras, dan produk-produk Sido Muncul seperti Susu Jahe, Vit C 1000, Balsem Tolak Angin, dan RTD Red Berry senilai Rp200 ribu/paket. Paket tersebut diberikan kepada masyarakat yang berasal dari Desa Diwak, Desa Bergas Kidul, Desa Klepu, Kelurahan Ngempon, dan Kelurahan Karangjati.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang M. Taufiqur Rahman, mewakili Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi atas kepedulian Sido Muncul yang secara konsisten menyalurkan bantuan untuk kaum duafa setiap bulan Ramadan.

“Kami mengapresiasi Sido Muncul atas kepeduliannya berbagi dengan seribu kaum duafa. Ini merupakan bantuan yang sangat berarti, terutama di tengah persiapan masyarakat menghadapi bulan Syawal.

Program ini tidak hanya membantu secara ekonomi tetapi juga memberikan ketenangan bagi mereka yang membutuhkan,” kata M. Taufiqur Rahman.

Baca Juga :  Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat Ajak Warga Pecinan Semarang Genjot Wisata

Taufiqur Rahman menyampaikan bahwa bantuan Sido Muncul didistribusikan langsung ke masyarakat melalui koordinasi dengan wilayah-wilayah terkait.

“Tidak ada perantara, sehingga penerima manfaat bisa segera memanfaatkannya sesuai kebutuhan mereka,” ujarnya.

Sebagai seorang pengusaha, Irwan Hidayat mengatakan bahwa bisnis tidak hanya sekadar mencari keuntungan, tetapi juga harus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kami memutuskan untuk menjadi perusahaan yang memberi kontribusi. Apa pun yang kami lakukan dalam bisnis, kami selalu berusaha memberikan dampak, baik melalui iklan pariwisata, bantuan untuk penderita katarak, bibir sumbing, stunting, maupun program lainnya (pemberian santunan),” jelasnya.

Salah satu penerima bantuan, Siti Aisyah, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan.

“Sangat bagus sekali, Pak. Bantuan ini benar-benar kami butuhkan,” ungkap Aisyah yang merasa bahagia setelah mendapat tambahan bantuan uang tunai.

Aisyah berdoa dan berharap agar Sido Muncul, terkhusus Irwan Hidayat selalu diberi kesehatan, umur panjang, dan memberi banyak manfaat kepada masyarakat. (hap)